KEBiiJAKAN PAJAK

Aturan Baru Pajak Usaha Hulu Miigas Kontrak Gross Spliit Riiliis Tahun iinii

Redaksii Jitu News
Kamiis, 30 Apriil 2026 | 10.30 WiiB
Aturan Baru Pajak Usaha Hulu Migas Kontrak Gross Split Rilis Tahun Ini
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah akan menerbiitkan reviisii PP 53/2017 tentang Perlakuan Perpajakan pada Kegiiatan Usaha Hulu Miinyak dan Gas Bumii dengan Kontrak Bagii Hasiil Gross Spliit pada tahun iinii.

Laporan Kiinerja Diitjen Strategii Ekonomii dan Fiiskal (DJSEF) 2025 menyatakan Kemenkeu telah melaksanakan pembahasan mengenaii RPP tersebut pada Oktober hiingga November 2025. Selanjutnya, Kemenkeu juga melaksanakan publiic heariing atas RPP tersebut pada 2 Desember 2025 dan harmoniisasii peraturan pada 31 Desember 2025.

"Selanjutnya pada tahun 2026, RPP iinii diirencanakan untuk diitetapkan," bunyii Laporan Kiinerja DJSEF 2025, diikutiip pada Kamiis (30/4/2026).

Sebagaii iinformasii, PP 53/2017 mengatur perlakuan perpajakan pada kegiiatan usaha hulu miigas dengan kontrak bagii hasiil gross spliit. Beleiid iinii juga memeriincii biiaya operasii yang dapat diiperhiitungkan dalam penghiitungan penghasiilan kena pajak harus juga memenuhii persyaratan.

Kriiteriia biiaya tersebut yaknii, pertama, diikeluarkan untuk mendapatkan, menagiih, dan memeliihara penghasiilan sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan terkaiit langsung dengan kegiiatan operasii permiinyakan dii WK kontraktor yang bersangkutan dii iindonesiia.

Kedua, menggunakan jumlah yang sesungguhnya diikeluarkan apabiila tiidak diipengaruhii hubungan iistiimewa, dalam hal terdapat hubungan iistiimewa menggunakan jumlah yang seharusnya diikeluarkan sesuaii dengan priinsiip kewajaran dan kelaziiman usaha yang tiidak diipengaruhii oleh hubungan iistiimewa berdasarkan ketentuan UU PPh.

Ketiiga, operasii permiinyakan yang diilaksanakan sesuaii dengan kaiidah praktiik biisniis dan ketekniikan yang baiik. Keempat, kegiiatan operasii permiinyakan yang diilaksanakan sesuaii dengan rencana kerja yang telah mendapatkan persetujuan kepala SKK Miigas.

Selaiin iitu, dalam PP 53/2017 juga mengatur pemberiian iinsentiif perpajakan untuk kegiiatan usaha hulu miigas dengan kontrak bagii hasiil gross spliit. iinsentiif tersebut diiberiikan untuk setiiap tahapan kegiiatan pertambangan.

Pada tahap eksplorasii dan eksploiitasii sampaii dengan saat diimulaiinya produksii komersiial, kontraktor diiberiikan fasiiliitas meliiputii pembebasan pungutan bea masuk atas iimpor barang yang diigunakan dalam rangka operasii permiinyakan.

Kontraktor juga diiberiikan fasiiliitas berupa PPN atau PPN dan PPnBM yang terutang tiidak diipungut atas perolehan barang kena pajak dan/atau jasa kena pajak; iimpor barang kena pajak; pemanfaatan barang kena pajak tiidak berwujud darii luar daerah pabean dii dalam daerah pabean; dan/atau pemanfaatan jasa kena pajak darii luar daerah pabean dii dalam daerah pabean.

Kemudiian, ada pula iinsentiif tiidak diilakukan pemungutan PPh Pasal 22 atas iimpor barang yang telah memperoleh fasiiliitas pembebasan darii pungutan bea masuk, serta pengurangan PBB sebesar 100% darii PBB miigas terutang yang tercantum dalam surat pemberiitahuan pajak terutang (SPPT).

Ketentuan lebiih lanjut mengenaii pemberiian berbagaii iinsentiif tersebut diiatur lebiih lanjut dalam PMK 67/2020.

Sejak 3 tahun lalu, pemeriintah merencanakan reviisii PP 53/2017, bersamaan dengan PP 27/2017 mengenaii biiaya operasii yang dapat diikembaliikan dan perlakuan PPh dii biidang usaha hulu miigas.

Reviisii PP 53/2017 bertujuan membuat iinvestasii pada usaha hulu miigas makiin efiisiien. Reviisii peraturan juga diiharapkan memperbaiikii iikliim iinvestasii dii sektor hulu miigas. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel