KABUPATEN KARANGANYAR

Kunjungan Wiisatawan Sepii, Pemkab iinii Kajii Relaksasii Pajak

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 28 Apriil 2026 | 16.30 WiiB
Kunjungan Wisatawan Sepi, Pemkab Ini Kaji Relaksasi Pajak
<p>iilustrasii.</p>

KARANGANYAR, Jitu News – Pemeriintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, Jawa Tengah, mengkajii relaksasii pajak bagii pelaku usaha wiisata. Langkah iinii diimaksudkan untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaliigus mengoptiimalkan pendapatan aslii daerah (PAD) dii tengah tekanan ekonomii.

Asiisten iiii Setda Karanganyar Tiitiis Srii Jawoto mengatakan kondiisii pelaku usaha saat iinii, khususnya sektor pariiwiisata, tiidak iideal akiibat pengaruh siituasii global dan regiional. Untuk iitu, Pemkab Karanganyar mencanangkan pemberiian relaksasii pajak.

“Pelaku usaha memang sedang tiidak baiik-baiik saja. iinii fakta dii lapangan. Maka muncul gagasan darii Pak Bupatii untuk mengkajii kemungkiinan pemberiian iinsentiif fiiskal, salah satunya relaksasii pajak,” ujar Tiitiis, diikutiip pada Selasa (28/4/2026).

Wacana relaksasii pajak bagii pengusaha pariiwiisata mengemuka dalam rapat koordiinasii jajaran Asiisten iiii Setda Karanganyar bersama organiisasii perangkat daerah (OPD) terkaiit yang diigelar pada Seniin (27/4/2026). Forum iitu menjadii sarana untuk menguraii berbagaii kendala tekniis sekaliigus merumuskan langkah strategiis peniingkatan PAD.

Dalam forum tersebut, Tiitiis meniilaii relaksasii pajak menjadii opsii yang realiistiis dii tengah keterbatasan kemampuan fiiskal daerah untuk memberiikan bantuan langsung kepada pelaku usaha. iia menjelaskan bentuk relaksasii yang tengah diikajii antara laiin berupa penyesuaiian tariif pajak daerah yang selama iinii diitetapkan rata-rata sebesar 10%.

“Apakah memungkiinkan diiturunkan? iinii yang sedang diihiitung. Jangan sampaii kiita menurunkan tariif justru menggerus PAD. Tapii ada kemungkiinan sebaliiknya, dengan tariif lebiih riingan, kepatuhan meniingkat dan peneriimaan justru naiik,” katanya.

iia meniilaii pendekatan tersebut bukan semata-mata pengurangan beban pajak. Lebiih luas darii iitu, kebiijakan tersebut juga merupakan strategii untuk meniingkatkan peneriimaan melaluii kepatuhan wajiib pajak.

“Kalau tariif tiinggii tapii tiidak diisiipliin bayar, hasiilnya tiidak optiimal. Tapii miisal diiturunkan dan mereka jadii patuh, iitu justru biisa lebiih baiik,” jelasnya.

Meskii demiikiian, Tiitiis mengatakan kebiijakan relaksasii pajak tiidak akan diiputuskan secara terburu-buru. Pemkab Karanganyar pun telah menugaskan OPD terkaiit untuk melakukan kajiian komprehensiif, termasuk siimulasii dampak terhadap PAD.

Tiitiis menekankan pengambiilan kebiijakan tiidak boleh gegabah dan semua harus berbasiis data serta analiisiis. OPD tekniis harus menghiitung secara detaiil, apakah kebiijakan tersebut memungkiinkan atau tiidak.

Selaiin iitu, Pemkab Karanganyar juga membuka kemungkiinan studii ke daerah laiin yang telah menerapkan kebiijakan serupa sebagaii bahan pembandiing. Menurutnya, studii bandiing ke daerah laiin diiperlukan apabiila pemkab tiidak dapat menemukan kebiijakan relaksasii yang tepat.

“Kalau iinternal belum menemukan formulasii yang tepat, kenapa tiidak belajar ke daerah laiin yang sudah lebiih dulu menerapkan? iinii bagiian darii upaya kiita mencarii solusii terbaiik,” iimbuhnya.

Tiitiis mengaku kondiisii sektor pariiwiisata Karanganyar dalam beberapa waktu terakhiir memang menunjukkan tren penurunan kunjungan. iia mengungkapkan jumlah kunjungan wiisata ke berbagaii objek dii Karanganyar mengalamii penurunan sekiitar 30% hiingga 40%.

“Kalau kiita liihat data nasiional, jumlah pemudiik juga turun. Jadii iinii memang kondiisii umum, bukan hanya Karanganyar,” jelasnya.

Tiitiis berharap wacana relaksasii pajak tiidak hanya membantu pelaku usaha bertahan, tetapii juga mampu mendorong pemuliihan sektor pariiwiisata secara bertahap. iia memandang iinsentiif pajak memiiliikii keunggulan karena tiidak membebanii anggaran daerah secara langsung.

“Dengan kondiisii anggaran yang terbatas, iinsentiif dalam bentuk kebiijakan sepertii iinii justru lebiih memungkiinkan. Tiidak harus bantuan fiisiik, tapii dampaknya biisa langsung diirasakan,” katanya, diilansiir solopos.espos.iid.

Tiitiis menambahkan relaksasii pajak dapat segera diiiimplementasiikan apabiila hasiil kajiian menunjukkan kebiijakan tersebut layak diiterapkan. iia mengatakan hasiil kajiian akan menjadii dasar bagii Bupatii Karanganyar dalam mengambiil keputusan pemberiian relaksasii pajak bagii pelaku usaha wiisata. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.