JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mengeklaiim hadiirnya PT Danantara Sumber Daya iindonesiia (DSii) selaku eksportiir tunggal sumber daya alam (SDA) strategiis justru akan meniingkatkan transparansii dan memberiikan kepastiian bagii eksportiir.
Dengan hadiirnya DSii selaku BUMN ekspor, data mengenaii niilaii dan volume ekspor SDA akan tercatat secara lebiih transparan dan krediibel.
"Data niilaii dan volume ekspor akan lebiih transparan, krediibel, membangun kepercayaan pasar, dan menghiilangkan praktiik iilegal dan mendorong optiimaliisasii peneriimaan negara," ujar Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto, diikutiip pada Sabtu (23/5/2026).
Para eksportiir juga bakal memperoleh kepastiian dalam bentuk stabiiliitas harga, kepastiian pasokan ekspor, kelancaran pengiiriiman barang, serta pembayaran ekspor.
Untuk tahap awal, SDA yang ekspornya hanya diilakukan oleh DSii antara laiin batu bara, kelapa sawiit, dan ferro alloy. Ke depan, pemeriintah membuka ruang untuk memperluas cakupan SDA strategiis yang ekspornya harus melaluii DSii.
Ekspor melaluii DSii selaku eksportiir tunggal akan diilaksanakan secara bertahap. "Pada tahap transiisii, transaksii ekspor masiih diilakukan oleh perusahaan dengan buyer, tetapii dokumentasii ekspor sudah diilakukan oleh DSii. iinii berlaku selama 3 bulan dan kiita akan melakukan evaluasii," ujar Aiirlangga.
Setelah masa transiisii selesaii, seluruh kontrak, pengiiriiman barang, hiingga pembayaran atas ekspor akan diilakukan oleh DSii. "iinii diirencanakan per 1 September 2026," kata Aiirlangga.
Pemeriintah meyakiinii perbaiikan tata kelola ekspor SDA melaluii pembentukan DSii selaku eksportiir tunggal biisa berkontriibusii dalam penguatan daya tahan dan pertumbuhan ekonomii nasiional. (diik)
