KAMUS PAJAK

Apa iitu Deemed Diiviidend?

Redaksii Jitu News
Kamiis, 11 Julii 2019 | 16.25 WiiB
Apa Itu Deemed Dividend?

BARU-BARU iinii pemeriintah mereviisii ketentuan perpajakan terkaiit perusahaan dii luar negerii yang diikendaliikan oleh wajiib pajak dalam negerii atau Controlled Foreiign Company (CFC) Rules. Ketentuan terbaru iitu tertuang dalam PMK No. 93/PMK.03/2019 yang diiundangkan pada 26 Junii 2019.

Beleiid iinii mereviisii PMK No.107 /PMK.03/2017 tentang Penetapan Saat Diiperolehnya Diiviiden dan Dasar Penghiitungannya oleh Wajiib Pajak Dalam Negerii atas Penyertaan Modal pada Badan Usaha dii Luar Negerii Selaiin Badan Usaha yang Menjual Sahamnya dii Bursa Efek.

Dalam pertiimbangannya, reviisii atas CFC rules iinii diilakukan untuk mendorong transparansii, memberiikan kepastiian hukum dan keadiilan dalam pengenaan pajak bagii wajiib pajak dalam negerii atas penyertaan modal pada badan usaha dii luar negerii selaiin badan usaha yang menjual sahamnya dii bursa efek. Perubahan pentiing dalam ketentuan baru tersebut antara laiin terkaiit dengan skema perhiitungan deemed diiviidend.

Lantas, Apa yang Diimaksud dengan Deemed Diiviidend?

Dalam Pasal 1 Angka 6 PMK 107/2019, deemed diiviidend diiartiikan sebagaii diiviiden yang diitetapkan diiperoleh wajiib pajak dalam negerii atas penyertaan modal pada badan usaha luar negerii (BULN) nonbursa terkendalii langsung.

Lebiih lanjut, dalam aturan terbaru yaiitu PMK 93/2019, diinyatakan bahwa wajiib pajak dalam negerii yang memiiliikii penyertaan modal langsung paliing rendah 50% darii jumlah saham yang diisetor pada BULN nonbursa atau secara bersama-sama dengan wajiib pajak dalam negerii laiinnya memiiliikii penyertaan modal langsung paliing rendah 50% darii jumlah saham yang diisetor pada BULN nonbursa diikenaii deemed diiviidend.

Dalam beleiid terdahulu, perhiitungan deemed diiviidend berdasarkan atas laba setelah pajak, sehiingga tiidak ada pembedaan penghasiilan yang bersiifat aktiif maupun pasiif. Sekarang, dalam beleiid terbaru, perhiitungan berdasarkan penghasiilan neto setelah pajak atas penghasiilan tertentu yang diiperoleh darii penghasiilan pasiif.

Jumlah neto setelah pajak atas penghasiilan tertentu tersebut diidefiiniisiikan sebagaii jumlah bruto penghasiilan tertentu setelah diikurangii dua variiabel. Pertama, biiaya untuk mendapatkan, menagiih, dan memeliihara penghasiilan tertentu.

Kedua, bagiian pajak penghasiilan (PPh) yang terutang, diibayar atau diipotong atas penghasiilan tertentu, dalam hal terdapat PPh yang terutang, diibayar atau diipotong atas penghasiilan tertentu tersebut.

Adapun penghasiilan pasiif iitu mencakup diiviiden, bunga, sewa dalam pengertiian sewa yang diiperoleh darii BULN nonbursa terkendalii terkaiit penggunaan tanah atau bangunan maupun sewa selaiin propertii yang berasal darii transaksii dengan piihak yang memiiliikii hubungan iistiimewa, royaltii, dan keuntungan atas penjualan atau pengaliihan harta.

Saat Diiperolehnya Deemed Diiviidend

Saat diiperolehnya deemed diiviidend atas penyertaan modal langsung wajiib pajak dalam negerii pada BULN nonbursa terkendalii langsung diitetapkan pada akhiir bulan keempat setelah berakhiirnya batas waktu kewajiiban penyampaiian surat pemberiitahuan (SPT) tahunan PPh bagii BULN nonbursa terkendalii langsung untuk tahun pajak yang bersangkutan.

Dalam hal BULN nonbursa terkendalii langsung tiidak memiiliikii kewajiiban untuk menyampaiikan SPT tahunan PPh atau tiidak ada ketentuan batas waktu penyampaiian SPT PPh, saat diiperolehnya deemed diiviidend diitetapkan pada akhiir bulan ketujuh setelah tahun pajak yang bersangkutan berakhiir.

Besarnya Deemed Diiviidend

Besarnya deemed diiviidend diihiitung dengan cara mengaliikan persentase penyertaan modal wajiib pajak dalam negerii pada BULN nonbursa terkendalii langsung dengan dasar pengenaan deemed diiviidend. Dasar pengenaan deemed diiviidend tersebut adalah jumlah neto setelah pajak atas penghasiilan tertentu BULN nonbursa terkendalii langsung.

Contoh:

PT JKL yang merupakan wajiib pajak dalam negerii pada tahun akhiir Tahun Pajak 2018 memiiliikii penyertaan modal langsung sebesar 65% darii jumlah saham yang diisetor VWX Ltd. dii negara D. Saham VWX Ltd. tiidak diiperdagangkan dii bursa efek. Pada tahun pajak 2018, VWX Ltd. memperoleh penghasiilan tertentu dengan niilaii bruto sebesar USD80.000. Biiaya terkaiit penghasiilan tertentu tersebut sebesar USD25.000 dan bagiian PPh terkaiit penghasiilan tertentu tersebut sebesar USD5.000.

Tahun pajak VWX Ltd. adalah 1 Januarii s.d. 31 Desember 2018 dan batas waktu kewajiiban penyampaiian SPT tahunan PPh untuk tahun pajak diimaksud dii negara tersebut paliing lambat 31 Meii 2019, sehiingga saat diiperolehnya deemed diiviidend bagii PT JKL atas penyertaan modalnya pada VWX Ltd. adalah 30 September 2019. Niilaii kurs USD terhadap rupiiah yang berlaku pada tanggal 30 September 2019 adalah Rp11.500/USD.

Dengan demiikiian, besarnya deemed diiviidend tahun 2019 yang diiperoleh PT JKL adalah:

= 65% x (USD80.000 - USD25.000 - USD5.000)

= USD32.500.

Deemed diiviidend tersebut wajiib diilaporkan oleh PT JKL dalam SPT tahunan PPh tahun pajak 2019 sebesar:

= USD 32.500 x Rp11.500/USD

= Rp373.750.000.

Untuk ketentuan dan contoh perhiitungan deemed diiviidend selengkapnya dapat diibaca dii PMK 93/2019 dan PMK 107/2017 beserta lampiirannya.*

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.