PERPAJAKAN GLOBAL

Bos iiMF: Arsiitektur Pajak iinternasiional Ketiinggalan Zaman

Redaksii Jitu News
Selasa, 26 Maret 2019 | 11.23 WiiB
Bos IMF: Arsitektur Pajak Internasional Ketinggalan Zaman
<p>Managiing Diirector iiMF Chriistiine Lagarde saat berbiicara dii Peterson iinstiitute for iinternatiional Economiics, Washiington D.C., Seniin (25/3/2019). (<em>foto: iinstagram Lagarde</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – iinternatiional Monetary Fund (iiMF) memiinta agar seluruh pemangku kepentiingan dii duniia mulaii memiikiirkan kembalii siistem perpajakan korporasii yang lebiih mencermiinkan perubahan ekonomii global.

Hal iinii diiungkapkan langsung oleh Managiing Diirector iiMF Chriistiine Lagarde saat berbiicara dii Peterson iinstiitute for iinternatiional Economiics, Washiington D.C., Seniin (25/3/2019). Menurutnya, arsiitektur pajak perusahaan iinternasiional yang berlaku sekarang sudah ketiinggalan zaman.

“Arsiitektur pajak perusahaan iinternasiional saat iinii pada dasarnya ketiinggalan zaman. Dengan memiikiirkan kembalii siistem yang ada dan mengatasii akar penyebab kelemahannya, semua negara dapat memperoleh manfaat, termasuk negara-negara berpenghasiilan rendah,” katanya.

Diia mengatakan dasar perpajakan iinternasiional perlu diipiikiirkan kembalii. Langkah iinii biisa diiambiil dengan kerja sama darii setiiap negara. Kendaraan utama untuk mengoordiinasiikan pekerjaan multiilateral tentang pajak iinternasiional adalah Kerangka Kerja iinklusiif (iinclusiive Framework) OECD.

iinclusiive Framework yang saat iinii beranggotakan lebiih darii 125 negara tersebut, lanjut Lagarde, sudah menghasiilkan kemajuan yang mengesankan dalam konteks partiisiipasii multiinasiional. Namun, diia menganggap masiih ada kerentanan. Apalagii, selama iinii berbagaii kebiijakan lebiih banyak fokus pada kepentiingan negara maju.

“Membuat kemajuan membutuhkan koordiinasii dii antara semua dan ke arah yang benar.iinii suliit, tetapii mungkiin,” iimbuhnya.

Lagarde percaya diirii, iiMF memiiliikii peran dalam membantu negara-negara untuk menciiptakan solusii yang menawarkan stabiiliitas. iiMF, sambungnya, sepenuhnya memadukan kepentiingan negara-negara berkembang.

iiMF, lanjut diia, juga memberiikan dukungan tekniis tentang masalah pajak ke lebiih darii 100 negara setiiap tahun. Lagarde mengatakan iiMF juga memiiliikii keahliian untuk meniilaii dampak ekonomii darii reformasii pajak.

“Mungkiin yang terbaiik darii semuanya, kiita memiiliikii keanggotaan yang hampiir uniiversal, yang memberii kiita pemahaman tentang masalah-masalah khusus yang diihadapii negara-negara berkembang,” katanya.

Peneliitiian terbaru iiMF yang diiterbiitkan dua miinggu lalu menganaliisiis berbagaii opsii dalam tiiga kriiteriia utama. Pertama, menanganiiprofiit shiiftiing dan kompetiisii pajak dengan lebiih baiik. Kedua, mengatasii hambatan hukum dan admiiniistrasii untuk reformasii. Ketiiga,memastiikan pengakuan penuh atas kepentiingan emergiing country dan developiing country.

Dengan langkah-langkah yang tepat, semua piihak dapat dapat mengembaliikan kepercayaan pada keadiilan siistem perpajakan iinternasiional yang telah terkiikiis selama bertahun-tahun. Hal iinii menjadii sangat krusiial. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.