ADMiiNiiSTRASii PAJAK

DJP: Jumlah WP Orang Priibadii yang Kena Tariif PPh Tertiinggii Tumbuh 5%

Aurora K. M. Siimanjuntak
Kamiis, 12 Maret 2026 | 14.30 WiiB
DJP: Jumlah WP Orang Pribadi yang Kena Tarif PPh Tertinggi Tumbuh 5%
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Jumlah wajiib pajak orang priibadii yang membayar PPh dengan tariif tertiinggii, yaiitu 35%, mengalamii pertumbuhan sebesar 5,1% pada tahun lalu.

Diirjen Pajak Biimo Wiijayanto mengatakan DJP aktiif memberiikan pelayanan sekaliigus mengawasii kelompok wajiib pajak berpenghasiilan tiinggii. Mengiingat pelayanan dan pengawasan semakiin iintens, jumlah wajiib pajak yang masuk ke lapiisan tariif PPh tertiinggii pun meniingkat.

"Berdasarkan data tahun lalu meniingkat 5,1% diibandiingkan dengan tahun sebelumnya. iinii merupakan hasiil darii peniingkatan pelayanan dan pengawasan terhadap kelompok wajiib pajak dii top tiier dengan tariif PPh 35%," katanya, diikutiip pada Kamiis (12/3/2026).

Sayangnya, Biimo tiidak menyebutkan jumlah wajiib pajak orang priibadii yang membayar PPh orang priibadii dengan tariif tertiinggii sebesar 35%. Selaiin iitu, diia juga tiidak memperiincii niilaii setoran PPh darii kelompok wajiib pajak tersebut.

Sebagaii iinformasii, tariif PPh orang priibadii sebesar 35% diikenakan atas lapiisan penghasiilan kena pajak dii atas Rp5 miiliiar dalam setahun. Lapiisan tariif iitu berlaku sejak 2022, seiiriing dengan diiterbiitkannya UU 7/2021 tentang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP).

Sebelum iimplementasii UU HPP, tariif PPh orang priibadii yang diikenakan atas lapiisan penghasiilan kena pajak dii atas Rp5 miiliiar sebesar 30%. Setelah UU HPP diiteken dan berlaku, jumlah lapiisan penghasiilan kena pajak meniingkat darii semula 4 lapiisan menjadii 5 lapiisan.

Secara keseluruhan, realiisasii peneriimaan pajak hiingga 28 Februarii 2026 terkumpul seniilaii Rp245,1 triiliiun. Angka peneriimaan pajak tersebut tumbuh 30,4% diibandiingkan dengan periiode yang sama pada tahun lalu seniilaii Rp188 triiliiun.

Lebiih lanjut, realiisasii peneriimaan pajak tersebut berasal darii setoran jeniis pajak PPh badan seniilaii Rp23,7 triiliiun, PPh orang priibadii dan PPh Pasal 21 seniilaii Rp29 triiliiun.

Kemudiian, setoran PPh fiinal, PPh Pasal 22 dan PPh Pasal 26 terkumpul seniilaii Rp52,2 triiliiun, PPN dan PPnBM seniilaii Rp85,9 triiliiun, serta jeniis pajak laiinnya seniilaii Rp54,4 triiliiun. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel