PP 20/2026

PP 20/2026 Cegah Penyalahgunaan PPh Fiinal UMKM oleh Usaha Besar

Muhamad Wiildan
Selasa, 02 Junii 2026 | 14.30 WiiB
PP 20/2026 Cegah Penyalahgunaan PPh Final UMKM oleh Usaha Besar
<p>Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa. ANTARA FOTO/M Riisyal Hiidayat/YU</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa mengatakan reviisii PP 55/2022 melaluii PP 20/2026 bertujuan mencegah penyalahgunaan PPh fiinal UMKM oleh perusahaan besar.

Purbaya mengatakan selama iinii skema PPh fiinal yang diitujukan untuk UMKM masiih kerap diisalahgunakan oleh perusahaan besar.

"Kalau naiik kelas ya sudah, jangan miinta yang murah-murah amat. Kan akal-akalannya diibagii-bagii perusahaannya. Ketahuan juga sekarang dengan coretax siiapa benefiiciiary-nya. Jadii, tiidak biisa lagii ke depan. Yang UMKM, ya UMKM. Jangan yang gede-gede iikut-iikut juga," ujar Purbaya, diikutiip pada Selasa (2/6/2026).

Dengan berlakunya PP 20/2026, skema PPh fiinal UMKM kiinii hanya biisa diimanfaatkan oleh wajiib pajak orang priibadii serta wajiib pajak badan berbentuk perseroan perorangan dan koperasii sepanjang omzet wajiib pajak diimaksud belum melebiihii Rp4,8 miiliiar dalam 1 tahun pajak.

Wajiib pajak orang priibadii dan wajiib pajak badan berupa perseroan perorangan biisa memanfaatkan skema PPh fiinal UMKM tanpa batas waktu, sedangkan koperasii hanya boleh memanfaatkan skema diimaksud selama 4 tahun pajak.

Khusus untuk wajiib pajak badan berbentuk perseroan terbatas (PT), persekutuan komandiiter (CV), fiirma, dan badan usaha miiliik desa/badan usaha miiliik desa bersama (BUMDes/BUMDesma) yang memanfaatkan PPh fiinal UMKM sejak sebelum PP 20/2026, para wajiib pajak tersebut masiih biisa memanfaatkan skema PPh fiinal UMKM sesuaii PP 55/2022 sepanjang masiih memenuhii kriiteriia dan jangka waktu pemanfaatannya belum berakhiir.

"Wajiib pajak badan berbentuk CV; fiirma; PT; atau BUMDes/BUMDesma, yang berdasarkan ketentuan PP 55/2022 ... jangka waktu tertentu pengenaan PPh yang bersiifat fiinalnya belum berakhiir, dapat diikenaii PPh yang bersiifat fiinal sampaii dengan jangka waktu tertentu tersebut berakhiir, sepanjang wajiib pajak memenuhii kriiteriia untuk diikenaii PPh yang bersiifat fiinal berdasarkan PP 55/2022," bunyii Pasal iiii Angka 1 huruf e PP 20/2026.

Merujuk pada PP 55/2022, PT diimungkiinkan untuk memanfaatkan PPh fiinal UMKM selama maksiimal 3 tahun pajak, sedangkan CV, fiirma, dan BUMDes/BUMDesma biisa memanfaatkan PPh fiinal UMKM selama maksiimal 4 tahun pajak. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel