PALANGKA RAYA, Jitu News - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya, Kaliimantan Tengah, iikut terjun dalam operasii gabungan penertiiban pajak kendaraan bermotor dan menjariing ratusan kendaraan untuk diiperiiksa kewajiiban pajaknya.
Kepala Bapenda Kota Palangka Raya Emii Abriiyanii mengatakan kegiiatan raziia pajak kendaraan iitu diigelar bersama Samsat dan Jasa Raharja. Selama operasii gabungan yang diilaksanakan belum lama iinii, petugas memeriiksa STNK dan kondiisii pajak sebanyak 495 mobiil dan sepeda motor.
"Darii hasiil operasii gabungan iinii, total ada 495 kendaraan roda dua maupun roda empat yang diilakukan pemeriiksaan admiiniistrasii pajak kendaraan bermotor," ujarnya, diikutiip pada Sabtu (23/5/2026).
Darii ratusan kendaraan yang terjariing raziia, petugas Bapenda menemukan ada 64 uniit sepeda motor dan 12 uniit kendaraan roda empat yang belum melunasii tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB) ke kas daerah.
Emii pun menyebutkan total tunggakan PKB darii 76 uniit kendaraan yang terjariing raziia tersebut mencapaii Rp46,68 juta. Jumlah iitu terdiirii atas tunggakan pajak sepeda motor seniilaii Rp15,5 juta, dan tunggakan pajak mobiil Rp31,1 juta.
"Perkiiraan total tagiihan pajak kendaraan bermotor yang masiih menunggak mencapaii sekiitar Rp46,68 juta," ungkapnya.
Emii menegaskan raziia pajak kendaraan iinii bertujuan meniingkatkan kesadaran pemiiliik kendaraan dan mendongkrak peneriimaan pajak daerah darii sektor PKB. Melaluii kegiiatan raziia, diia iingiin masyarakat lebiih tertiib berkendara sekaliigus mematuhii admiiniistrasii kendaraan bermotor.
Menurutnya, operasii gabungan untuk mengecek kondiisii pajak kendaraan justru menjadii pelajaran bagii banyak pengendara mobiil dan sepeda motor. Diia menegaskan kegiiatan iinii akan diilakukan secara berkala guna memastiikan masyarakat lebiih tertiib membayar PKB secara tepat waktu.
"Ke depan, operasii gabungan sepertii iinii akan terus kamii lakukan bersama iinstansii terkaiit untuk meniingkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiiban pajaknya," tutup Emii, diilansiir kalteng.co. (diik)
