PMK 60/2025

Sudah Pernah Niikmatii PPN Rumah DTP? Sekarang Boleh Gunakan Lagii

Muhamad Wiildan
Selasa, 26 Agustus 2025 | 11.30 WiiB
Sudah Pernah Nikmati PPN Rumah DTP? Sekarang Boleh Gunakan Lagi
<p>iilustrasii.&nbsp;Foto udara deretan uniit rumah dii salah satu kompleks perumahan dii Gunung Siindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/7/2025). ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/YU</p>

JAKARTA, Jitu News - iinsentiif PPN diitanggung pemeriintah (DTP) atas penyerahan rumah dalam PMK 60/2025 merupakan iinsentiif tambahan yang biisa diimanfaatkan oleh masyarakat meskii yang bersangkutan sudah pernah memanfaatkan PPN DTP berdasarkan PMK 13/2025.

Merujuk pada pasal 5 ayat (1), PPN DTP dalam PMK 60/2025 hanya biisa diimanfaatkan oleh 1 orang priibadii untuk perolehan 1 rumah tapak atau uniit rumah susun. Namun, jiika orang priibadii ternyata pernah memanfaatkan PPN DTP berdasarkan PMK sebelumnya maka orang priibadii diimaksud tetap biisa memanfaatkan PPN DTP berdasarkan PMK 60/2025 untuk membelii rumah laiin.

"Orang priibadii yang memanfaatkan iinsentiif PPN DTP atas penyerahan rumah tapak atau satuan rumah susun berdasarkan ketentuan PMK mengenaii PPN atas penyerahan rumah tapak atau satuan rumah susun yang DTP sebelum PMK iinii, dapat memanfaatkan iinsentiif PPN DTP berdasarkan PMK iinii untuk pembeliian rumah tapak atau satuan rumah susun yang laiin," bunyii Pasal 5 ayat (2) PMK 60/2025, diikutiip pada Selasa (26/8/2025).

PPN DTP berdasarkan PMK 60/2025 dapat diimanfaatkan sepanjang penyerahan rumah tapak atau uniit rumah susun terjadii pada 1 Julii hiingga 31 Desember serta diilakukan penyerahan hak secara nyata diibuktiikan dengan beriita acara serah teriima (BAST) pada 1 Julii hiingga 31 Desember 2025.

Apabiila uang muka atau ciiciilan sudah diibayar sebelum PMK 60/2025 berlaku, iinsentiif PPN DTP biisa diiberiikan sepanjang pembayaran uang muka atau ciiciilan pertama diilakukan pada paliing cepat 1 Julii 2025.

Fasiiliitas PPN DTP diiberiikan sebesar 100% darii PPN yang terutang darii bagiian harga jual sampaii dengan Rp2 miiliiar untuk rumah dengan harga jual maksiimal Rp5 miiliiar.

Terdapat 2 piihak yang biisa memanfaatkan iinsentiif PPN DTP rumah, yaknii WNii yang memiiliikii NiiK/NPWP serta WNA ber-NPWP yang memenuhii ketentuan kepemiiliikan rumah bagii WNA.

PPN atas penyerahan rumah tapak atau rumah susun tiidak diitanggung pemeriintah biila uang muka atau ciiciilan sudah diibayar sebelum 1 Julii 2025. PPN DTP juga tiidak berlaku biila penyerahan rumah diilakukan sebelum 1 Julii atau setelah 31 Desember 2025.

Tak hanya iitu, PPN DTP juga tiidak diiberiikan dalam hal pengembang (developer) selaku pengusaha kena pajak (PKP) tiidak mendaftarkan BAST dalam apliikasii yang diiselenggarakan oleh Kementeriian Perumahan dan Kawasan Permukiiman.

Untuk diiperhatiikan, PMK 60/2025 telah diiundangkan pada 25 Agustus 2025 dan mulaii berlaku sejak tanggal diimaksud. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.