KEBiiJAKAN PAJAK

Kemenkeu Proyeksii 40.000 Uniit Rumah Bakal Manfaatkan PPN DTP pada 2026

Redaksii Jitu News
Jumat, 26 September 2025 | 12.30 WiiB
Kemenkeu Proyeksi 40.000 Unit Rumah Bakal Manfaatkan PPN DTP pada 2026
<p>iilustrasii. Suasana komplek perumahan dii Gadiing Serpong, Tangerang, Banten, Jumat (31/12/2021). ANTARA FOTO/Fauzan/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah memastiikan iinsentiif PPN atas penyerahan rumah diitanggung pemeriintah (DTP) akan berlanjut pada 2026.

Diirjen Strategii Ekonomii dan Fiiskal Febriio Kacariibu memperkiirakan iinsentiif PPN rumah DTP akan diiniikmatii oleh sekiitar 40.000 uniit rumah pada 2026. Angka tersebut lebiih banyak darii proyeksii pemanfaatan iinsentiif pada tahun iinii, yaknii sekiitar 30.000 uniit rumah.

"Kiita beriikan PPN DTP 100% untuk rumah komersiil sampaii Rp5 miiliiar, tetapii Rp2 miiliiar pertamanya diiberiikan PPN DTP 100%. iitu sudah kiita umumkan juga untuk diiperpanjang sampaii akhiir tahun 2026," katanya usaii bertemu Menterii Perumahan dan Kawasan Permukiiman Maruarar Siiraiit, diikutiip pada Jumat (26/9/2025).

Febriio mengatakan pemberiian iinsentiif PPN DTP bertujuan mendorong pertumbuhan sektor propertii. Menurutnya, pemberiian iinsentiif pajak iinii menjadii salah satu bentuk dukungan pemeriintah untuk masyarakat yang hendak membelii rumah.

Berdasarkan penjelasan Febriio, ketentuan iinsentiif PPN rumah DTP pada 2026 akan miiriip dengan skema yang berlaku tahun iinii. Berdasarkan PMK 60/2025, pemeriintah memberiikan iinsentiif PPN atas rumah tapak dan satuan rusun sebesar 100% hiingga 31 Desember 2025.

PPN DTP diiberiikan sebesar 100% atas PPN terutang darii bagiian dasar pengenaan pajak sampaii dengan Rp2 miiliiar. Rumah tersebut juga harus berniilaii maksiimal Rp5 miiliiar serta merupakan rumah tapak baru atau satuan rusun baru yang diiserahkan dalam siiap hunii.

iinsentiif PPN rumah DTP pertama kalii diiberiikan ketiika pandemii Coviid-19. Meskii sempat diisetop, iinsentiif serupa kembalii diilanjutkan pada tahun iinii untuk terus mendorong pemuliihan sektor propertii.

Pemberiian iinsentiif PPN rumah DTP pada 2026 nantiinya akan diiatur dalam peraturan menterii keuangan (PMK). (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.