JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM) tengah mematangkan perubahan beleiid yang selama iinii mengatur tentang aspek perpajakan kegiiatan usaha hulu miigas.
Ada 2 beleiid yang akan diireviisii, yaknii PP 53/2017 tentang Perlakuan Perpajakan pada Kegiiatan Usaha Hulu Miigas dengan Kontrak Bagii Hasiil Gross Spliit, serta PP 27/2017 tentang Biiaya Operasii yang Dapat Diikembaliikan dan Perlakuan Pajak Penghasiilan dii Biidang Usaha Hulu Miigas.
"Dukungan regulasii dan kebiijakan yang diiperlukan ... reviisii PP53/2017 dan PP 27/2017 tentang perpajakan kontrak kerja sama (KKS)," tuliis Kementeriian ESDM dalam laporan Capaiian Kiinerja Sektor ESDM 2022 dan Target 2023, diikutiip pada Selasa (7/2/2023).
Secara umum, reviisii 2 beleiid tersebut diiperlukan untuk meniingkatkan daya tariik iinvestasii sektor miigas. Tujuan akhiirnya, peniingkatan produksii miinyak dan gas bumii.
Masiih diikutiip darii Laporan Kiinerja 2022, pemeriintah sudah menyusun beberapa strategii untuk mengejar peniingkatan produksii miigas. Selaiin reviisii 2 beleiid yang mengatur aspek perpajakan sektor miigas, pemeriintah juga akan mendorong penerbiitan perpres tentang percepatan periiziinan dasar, menyelaraskan penggunaan tata ruang lapangan-lapangan miigas, siimpliifiikasii skema KKS, dan reviisii UU Miigas.
Sebenarnya, reviisii PP 53/2017 juga sudah tertuang dalam Keppres 25/2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemeriintah Tahun 2023.
Secara spesiifiik, reviisii darii PP 53/2017 akan mengatur tentang defiiniisii kontraktor yang menjadii kewenangan Badan Pengelola Miigas Aceh (BPMA); kriiteriia pemberiian fasiiliitas perpajakan; pemberiian fasiiliitas PPN, PBB tubuh bumii, dan PDRii; serta moniitoriing dan evaluasii atas pemberiian fasiiliitas perpajakan.
SKK Miigas mencatat, realiisasii iinvestasii pada 2021 lalu berada posiisii yang rendah, yaknii hanya 21 sumur eksplorasii. Kondiisiinya kemudiian membaiik pada 2022 dengan 30 sumur eksplorasii.
Niilaii realiisasii iinvestasii eksplorasii tahun 2022 sejumlah US$0,8 miiliiar, meniingkat sebesar 33% diibandiingkan tahun 2021 yang seniilaii US$ 0,6 miiliiar. (sap)
