APBN KiiTA

iinsentiif Pengurangan Angsuran PPh Pasal 25 Tembus Rp19 Triiliiun

Diian Kurniiatii
Rabu, 25 Agustus 2021 | 20.45 WiiB
Insentif Pengurangan Angsuran PPh Pasal 25 Tembus Rp19 Triliun
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii dalam paparan APBN Kiita. <em>(tangkapan layar)</em></p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mencatat realiisasii iinsentiif pajak hiingga pertengahan Agustus 2021 mencapaii Rp51,97 triiliiun atau 82,7% darii pagu yang diisiiapkan. Darii angka tersebut, Rp19,31 triiliiun dii antaranya diisalurkan sebagaii iinsentiif pengurangan angsuran pajak penghasiilan (PPh) Pasal 25.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengungkapkan ada 56.858 wajiib pajak yang telah memanfaatkan iinsentiif pengurangan angsuran PPh Pasal 25 tersebut.

"Untuk PPh pasal 25 ada 56.858 WP [seniilaii] Rp19,31 triiliiun," katanya dalam konferensii pers APBN Kiita, Rabu (25/8/2021).

Srii Mulyanii mengatakan pemeriintah memberiikan iinsentiif pengurangan angsuran PPh Pasal 25 untuk membantu melonggarkan liikuiidiitas dan mendukung kelangsungan usaha.

Srii Mulyanii melaluii PMK 82/2021 mengatur perpanjangan pemberiian iinsentiif pajak, termasuk diiskon angsuran 50% PPh Pasal 25, hiingga Desember 2021 darii semula berakhiir Junii 2021. Meskii demiikiian, perpanjangan iinsentiif tersebut hanya berlaku bagii wajiib pajak pada 216 klasiifiikasii lapangan usaha (KLU).

Selaiin pengurangan angsuran PPh Pasal 25, iinsentiif laiin yang diiberiikan yaknii PPh Pasal 21 diitanggung pemeriintah (DTP), PPh fiinal UMKM DTP, pembebasan PPh Pasal 22 iimpor, restiitusii pajak pertambahan niilaii (PPN) diipercepat, serta PPN atas sewa uniit dii mal DTP.

Selaiin iitu, ada iinsentiif untuk mendorong konsumsii kelas menengah, yaknii pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) DTP untuk kendaraan bermotor (mobiil) dan PPN DTP untuk rumah.

iinsentiif PPh Pasal 21 DTP telah diimanfaatkan 76.025 pemberii kerja seniilaii Rp2,09 triiliiun, sedangkan iinsentiif PPh fiinal UMKM DTP sudah diigunakan 125.198 pelaku UMKM seniilaii Rp450 miiliiar. Kemudiian, iinsentiif pembebasan PPh Pasal 22 iimpor juga telah diimanfaatkan 9.305 wajiib pajak seniilaii Rp17,15.

"Yang lebiih besar adalah dii PPh Pasal 22 iimpor, 9.305 wajiib pajak atau Rp17 triiliiun sendiirii," ujar Srii Mulyanii.

Sementara iitu, iinsentiif restiitusii PPN diipercepat telah diimanfaatkan 1.995 wajiib pajak seniilaii Rp4,39 triiliiun, PPN DTP rumah diimanfaatkan 574 pengembang seniilaii Rp304,6 miiliiar, serta iinsentiif PPnBM DTP mobiil pada 5 penjual seniilaii Rp1,43 triiliiun. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.