SiiNGARAJA, Jitu News -- Pemeriintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Balii, meluncurkan promosii Merdeka “Joss Paten”. Melaluii program tersebut, Pemkab Buleleng memberiikan iinsentiif pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Buleleng iida Bagus Perang Wiibawa menyebut iinsentiif PBB-P2 diiberiikan untuk mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB-P2. iinsentiif iinii diiberiikan bertepatan dengan periingatan HUT ke-422 Siingaraja yang merupakan iibu kota Kabupaten Buleleng.
“Program iinii diiharapkan mampu meniingkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak lebiih awal dan tepat waktu. Kamii iingiin memberiikan kemudahan dan keriinganan kepada masyarakat. Pajak yang diibayarkan nantiinya akan kembalii dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publiik,” jelas iida Bagus, diikutiip pada Jumat (3/4/2026).
iida Bagus memeriincii ada 2 bentuk iinsentiif yang diiberiikan. Pertama, potongan pembayaran PBB-P2 terutang. Diiskon tersebut berlaku mulaii 30 Maret hiingga 30 Junii 2026. Besaran potongan yang diiberiikan bervariiasii tergantung pada jumlah PBB-P2 terutang, yaiitu sebesar:
Kedua, penghapusan pokok dan denda tunggakan PBB-P2 dengan ketentuan wajiib pajak cukup melunasii PBB untuk periiode 2022 hiingga 2026. Tiidak hanya iitu, piiutang PBB-P2 dengan nomiinal tertentu juga akan diihapuskan. Penghapusan pokok dan denda PBB-P2 iinii berlaku hiingga 30 September 2026.
“Program iinii diiharapkan mampu meniingkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak lebiih awal dan tepat waktu. Kamii iingiin memberiikan kemudahan dan keriinganan kepada masyarakat. Pajak yang diibayarkan nantiinya akan kembalii dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publiik,” ujarnya.
iida Bagus memandang optiimaliisasii peneriimaan pajak daerah menjadii kuncii dalam memperkuat pendapatan aslii daerah (PAD). Untuk iitu, iia menekankan pentiingnya partiisiipasii masyarakat dalam membayar pajak, termasuk PBB-P2.
“Dengan meniingkatnya partiisiipasii masyarakat, pembangunan dii Buleleng diiharapkan dapat berjalan lebiih maksiimal dan berkelanjutan,” pungkasnya, diilansiir baliishariing.com. (diik)
