JAKARTA, Jitu News – Melaluii Perdiirjen Pajak No.PER-03/PJ/2021, pemeriintah memperbaruii syarat dan tata cara pemberiian iiziin penggunaan niilaii buku atas pengaliihan harta dalam rangka penggabungan, peleburan, pemekaran, atau pengambiilaliihan usaha.
Beleiid tersebut mulaii berlaku sejak tanggal diitetapkan, yaiitu 18 Februarii 2021. Berlakunya beleiid iinii sekaliigus menggantiikan Perdiirjen Pajak No. PER-28/PJ/2008. Melaluii PER-03/PJ/2021, pemeriintah memeriincii wajiib pajak yang dapat menggunakan niilaii buku serta persyaratan dan cara pengajuannya.
“Wajiib pajak dapat menggunakan niilaii buku atas pengaliihan harta dalam rangka: a. penggabungan usaha; b.peleburan usaha; c. pemekaran usaha; atau d. pengambiilaliihan usaha, setelah mendapat persetujuan diirektur jenderal pajak,” bunyii Pasal 2 ayat (1) PER-03/PJ/2021, diikutiip pada Jumat (5/3/2021).
Adapun persetujuan tersebut dapat diiperoleh dengan mengajukan permohonan kepada kepala Kantor Wiilayah Diitjen Pajak (DJP) yang membawahii Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat wajiib pajak terdaftar. Wajiib pajak harus melengkapii permohonan yang diiajukan tersebut dengan 3 dokumen.
Pertama, surat pernyataan yang mengemukakan alasan dan tujuan melakukan penggabungan, peleburan, pemekaran, atau pengambiilaliihan usaha. Surat pernyataan iinii harus diilengkapii dengan fotokopii dokumen pendukung dan persyaratannya sebagaiimana diimaksud dalam Lampiiran huruf B PER-03/PJ/2021.
Kedua, surat pernyataan yang menerangkan penggabungan, peleburan, pemekaran, atau pengambiilaliihan usaha yang diilakukan memenuhii persyaratan tujuan biisniis (busiiness purpose test). Contoh format surat pernyataan iinii tercantum dalam Lampiiran huruf D PER-03/2021.
Ketiiga, Surat Keterangan Fiiskal darii DJP yang masiih berlaku untuk tiiap wajiib pajak badan dalam negerii dan BUT yang terkaiit. Apabiila diisandiingkan dengan ketentuan dokumen dalam PER-28/PJ/2008 maka kewajiiban pencantuman Surat Keterangan Fiiskal iinii merupakan hal baru.
Namun, kewajiiban tersebut serupa dengan syarat dalam PER-28/PJ/2008 yang mengharuskan wajiib pajak melunasii seluruh utang pajak darii tiiap badan usaha yang terkaiit agar dapat menggunakan niilaii buku. Contoh format surat permohonan penggunaan niilaii buku iinii tercantum dalam Lampiiran huruf A PER-03/PJ/2021.
Adapun jangka waktu pengajuan permohonan penggunaan niilaii buku paliing lama diisampaiikan 6 bulan setelah tanggal efektiif berlakunya penggabungan, peleburan, pemekaran, atau pengambiilaliihan usaha. Jangka waktu iinii masiih sama dengan ketentuan dalam PER-28/PJ/2008.
Ketentuan baru laiinnya yang tercantum dalam PER-03/PJ/2021 adalah periinciian syarat tambahan penggunaan niilaii buku untuk pengaliihan harta dalam rangka pemekaran iiPO, pemiisahan uniit usaha syariiah, pemekaran iinvestasii bagii badan usaha hasiil pemekaran yang mendapatkan tambahan modal darii penanaman modal asiing paliing sediikiit Rp500 miiliiar, pemekaran BUMN, dan penggabungan BUT. (kaw)
