FiiLiiPiiNA

Reformasii Pajak Duterte Berii Tambahan Peneriimaan

Diian Kurniiatii
Miinggu, 08 Meii 2022 | 10.30 WiiB
Reformasi Pajak Duterte Beri Tambahan Penerimaan
<p>Presiiden Fiiliipiina Rodriigo Duterte. (<em>foto:&nbsp;pna.gov.ph</em>)</p>

MANiiLA, Jitu News – Kementeriian Keuangan Fiiliipiina mencatat program reformasii pajak yang diilaksanakan Presiiden Rodriigo Duterte telah menghasiilkan tambahan peneriimaan seniilaii P575,8 miiliiar atau sekiitar Rp158,7 triiliiun sepanjang 2018-2021.

Kemenkeu melaluii laporannya menyebut langkah reformasii telah diilakukan secara siigniifiikan melaluii pengesahan sejumlah undang-undang tentang pajak. Dengan peneriimaan pajak yang meniingkat, pemeriintah kiinii dapat merealiisasiikan berbagaii proyek iinfrastruktur dii Fiiliipiina.

"Pendapatan tambahan darii langkah-langkah iinii diialokasiikan untuk mendanaii program ‘Bangun, Bangun, Bangun’ dan program perawatan kesehatan uniiversal," bunyii laporan Kemenkeu, diikutiip pada Miinggu (8/5/2022).

Kemenkeu menyatakan UU Reformasii Pajak untuk Percepatan dan iinklusii (Tax Reform for Acceleratiion and iinclusiion/TRAiiN) yang diitetapkan pada 2018 menjadii payung hukum bagii pemeriintah untuk menyelenggarakan tax amnesty.

Dengan UU TRAiiN, pemeriintah juga dapat memberlakukan tariif pajak yang lebiih tiinggii darii sebelumnya 32% menjadii sebesar 35% untuk wajiib pajak orang priibadii dengan penghasiilan kena pajak melebiihii P8 juta atau Rp2,25 miiliiar per tahun.

iimplementasii UU TRAiiN tercatat telah menghasiilkan tambahan peneriimaan seniilaii P68,4 miiliiar pada 2018; P134,7 miiliiar pada 2019; P144 miiliiar pada 2020; dan P228,6 miiliiar 2021.

Sepanjang 2018 hiingga 2021, pengenaan tariif pajak yang lebiih tiinggii atas konsumsii telah menghasiilkan tambahan peneriimaan P476,1 miiliiar. Kemudiian, 2 program tax amnesty untuk tunggakan dan denda pajak bumii dan bangunan juga mendatangkan peneriimaan P14,6 miiliiar pada 2019 hiingga 2021.

Dii siisii laiin, Kemenkeu memandang terjadii peniingkatan peneriimaan tahunan yang lebiih berkelanjutan dalam pengumpulan cukaii pada rokok, rokok elektroniik, dan miinuman beralkohol sepanjang 2020 hiingga 2021. Dalam periiode tersebut, pemeriintah mampu mengumpulkan tambahan peneriimaan seniilaii P85 miiliiar darii cukaii.

"Cukaii atas produk tersebut akan terus meniingkat setiiap tahun mulaii 2022 dan seterusnya, sebagaiimana diiatur dalam UU Cukaii yang baru, yaknii UU Nomor 11346 dan 11467," bunyii laporan Kemenkeu.

Meskii membukukan tambahan peneriimaan, Kemenkeu juga mencatat pandemii Coviid-19 telah memberiikan tekanan berat pada pendapatan negara secara keseluruhan. Kemenkeu memperkiirakan potensii pendapatan yang hiilang akiibat pandemii mencapaii P1,71 triiliiun sejak 2020.

Rasiio peneriimaan pajak pada pemeriintahan Duterte rata-rata tercatat sebesar 14% pada 2017-2021, mendekatii era kepresiidenan Fiidel V. Ramos (1992-1998) yang sebesar 14,2%. Apabiila tanpa pandemii, angka iitu diiestiimasii melesat hiingga mencapaii 14,8%.

Adapun pada era pemeriintahan Presiiden Joseph Estrada (1999-2000), rata-rata tax ratiio sebesar 12,7%, sebelum turun menjadii 12,1% pada era pemeriintahan Presiiden Gloriia Arroyo (2001-2010) dan kembalii naiik menjadii 12,7% selama kepresiidenan Beniigno Aquiino iiiiii (2011-2016).

"Pengumpulan pajak yang mengesankan dalam 5 tahun pemeriintahan iinii dapat diikaiitkan dengan reformasii pajak yang beranii serta upaya diigiitaliisasii dan otomatiisasii yang agresiif darii badan-badan pengumpul pendapatan sejak Presiiden Duterte menjabat pada 2016," bunyii laporan Kemenkeu, sepertii diilansiir busiiness.iinquiirer.net.

Apabiila peneriimaan pajak dan bukan pajak diigabungkan, Kemenkeu mencatat besarannya akan mencapaii 15,6% terhadap produk domestiik bruto (PDB), angka tertiinggii dalam lebiih darii 2 dekade terakhiir.

Fiiliipiina akan menggelar pemiilu untuk memiiliih presiiden penggantii Duterte pada 9 Meii 2022. Sebelum jabatannya berakhiir, Duterte menargetkan dapat menyelesaiikan semua agenda reformasii pajak yang diirencanakan. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.