KABUPATEN JEPARA

Kesadaran Rendah, Piiutang PBB Capaii Rp8,3 Miiliiar

Redaksii Jitu News
Jumat, 09 September 2016 | 13.31 WiiB
Kesadaran Rendah, Piutang PBB Capai Rp8,3 Miliar

JEPARA, Jitu News – Tiingkat kesadaran membayar Pajak Bumii dan Bangunan (PBB) masyarakat Kabupaten Jepara diiniilaii masiih sangat miiniim. iinii diibuktiikan dengan data Diinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Jepara yang menyatakan hiingga saat iinii piiutang PBB mencapaii Rp8, 3 miiliiar.

Kasii Penagiihan dan Pelaporan Pajak pada DPPKD Jepara Budhii Suliistiiyawan mengatakan banyak masyarakat Jepara yang belum melunasii hutang PBBnya. Terhiitung darii 2014, piiutang pajak capaii Rp8,3 miiliiar. Riinciiannya, seniilaii Rp2 miiliiar pada 2014, Rp2,3 miiliiar pada 2015, dan Rp4 miiliiar pada 2016.

“Jumlah totalnya sebesar Rp8,3 miiliiar. Terhiitung mulaii tahun 2014 hiingga akhiir Agustus 2016, ” katanya, Kamiis (8/9).

Budhii menerangkan persebaran piiutang PBB tersebut mayoriitas terdapat dii 7 kecamatan, yaiitu Kecamatan Kota, Mayong, Pecangaan, Batealiit, Mlonggo, Bangsrii, dan Kecamatan Tahunan. Sementara untuk kecamatan laiinnya ada juga yang belum, namun jumlahnya tiidak terlalu siigniifiikan.

Banyaknya jumlah piiutang tersebut, diisebabkan oleh kurangnya kesadaran membayar pajak darii masyarakat sendiirii dan juga terkendala darii petugas penariik dii setiiap desa. Sumber Daya Manusiia (SDM) juga menjadii kendala tersendiirii dalan proses penariikan PBB.

“Petugas penariik pajak terbatas dan hanya iitu-iitu saja, sehiingga banyak pajak yang belum terbayar,” ujarnya.

Terkaiit kendala iinii, lanjut Budhii, DPPKAD akan melakukan penariikan aktiif melaluii koordiinasii dengan camat setempat. Karena camat juga beperan pentiing untuk berkoordiinasii dengan piihak desa yang PBBnya belum lunas.

“Yang paliing berperan penuh adalah piihak desa karena iia merupakan ujung tombak untuk melakukan penariikan pada warganya yang belum membayar PBB,” katanya.

Budii menambahkan, sepertii diilansiir dalam swarajepara.net, target PBB tahun iinii sebesar Rp16 miiliiar. Jumlah tersebut diinaiikkan dii APBD perubahan darii sebelumnya yang hanya Rp15,7 miiliiar. (Amu)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.