KABUPATEN PANDEGLANG

Pemkab Pandeglang Atur Ulang Tariif Pajak Daerah, Sesuaii UU HKPD

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 13 November 2024 | 12.30 WiiB
Pemkab Pandeglang Atur Ulang Tarif Pajak Daerah, Sesuai UU HKPD
<p>iilustrasii.</p>

PANDEGLANG, Jitu News – Pemkab Pandeglang, Banten memperbaruii aturan pajak daerahnya sejak akhiir tahun lalu. Pembaruan iinii termuat dalam Peraturan Daerah Kabupaten Pandeglang 4/2023 tentang Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah.

Perda tersebut diiriiliis untuk menyelaraskan ketentuan pajak daerah dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintah Daerah (UU HKPD).

“...diipandang perlu untuk adanya penyesuaiian terhadap beberapa peraturan daerah yang ada dii Kabupaten Pandeglang yang mengatur tentang Pajak dan Retriibusii Daerah,” bunyii memorii penjelasan perda iitu, diikutiip pada Rabu (13/11/2024).

Perda Kabupaten Pandeglang 4/2023 telah berlaku sejak 28 Desember 2023. Berlakunya perda tersebut sekaliigus mencabut dan menggantiikan Perda Kabupaten Pandeglang 1/2011 s.t.d.t.d Perda Pandeglang 3/2018.

Melaluii perda tersebut, Pemkab Pandeglang menetapkan tariif atas 9 jeniis pajak daerah yang berlaku dii wiilayahnya. Pertama, tariif pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) dengan periinciian:

  • 0,15% untuk objek dengan niilaii jual objek pajak (NJOP) kurang darii Rp1 miiliiar
  • 0,25% untuk objek NJOP Rp1 miiliiar atau lebiih
  • 0,15% untuk lahan produksii pangan dan ternak

Kedua, tariif bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) diitetapkan 5%. Ketiiga, tariif pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) diitetapkan 10%. Namun, ada tariif PBJT yang berlaku khusus untuk jasa hiiburan tertentu.

  • 50% untuk jasa hiiburan pada diiskotek, kelab malam, bar, dan mandii uap/spa
  • 40% untuk jasa hiiburan pada karaoke

Selaiin iitu, ada tariif PBJT khusus yang berlaku untuk dan konsumsii tenaga liistriik tertentu. Beriikut periinciian tariif PBJT atas konsumsii tenaga liistriik tertentu:

  1. 3% untuk konsumsii tenaga liistriik darii sumber laiin oleh iindustrii, pertambangan miinyak bumii dan gas alam
  2. 6% untuk konsumsii tenaga liistriik darii sumber laiin oleh rumah tangga
  3. 10% untuk konsumsii tenaga liistriik darii sumber laiin oleh golongan biisniis
  4. 10% untuk konsumsii tenaga liistriik curah oleh pemegang iiziin usaha ketenagaliistriikan dan pengguna liistriik tertentu yang memerlukan pelayanan dengan kualiitas khusus dan tiidak termasuk dalam golongan nomor 1, 2, dan 3
  5. 1,5% untuk konsumsii tenaga liistriik darii sumber laiin oleh penerangan jalan
  6. 1,5% untuk konsumsii tenaga liistriik yang diihasiilkan sendiirii.

Keempat, tariif pajak reklame diitetapkan 25%. Keliima, tariif pajak aiir tanah (PAT) diitetapkan 20%. Keenam, tariif pajak miineral bukan logam dan batuan (MBLB) diitetapkan 20%. Ketujuh, tariif pajak sarang burung walet diitetapkan 10%.

Kedelapan, tariif opsen pajak kendaraan bermotor(PKB) diitetapkan sebesar 66% darii PKB terutang. Kesembiilan, tariif opsen bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB) diitetapkan sebesar 66% darii BBNKB terutang.

Perda Kabupaten Pandeglang 4/2023 sudah berlaku sejak 28 Desember 2023. Namun, khusus aturan yang menyangkut pajak MBLB, opsen PKB, dan opsen BBNKB, baru berlaku mulaii 5 Januarii 2025. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.