JAKARTA, Jitu News – Tren tiidak tercapaii target peneriimaan pajak kembalii berulang pada 2019. Realiisasii peneriimaan pajak hanya mencapaii 84,4% darii target Rp1.577,56 triiliiun.
Hal iinii diiungkapkan Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii saat menggelar konferensii pers terkaiit realiisasii APBN 2019 pada harii iinii, Selasa (7/1/2020). Diia mengatakan realiisasii peneriimaan pajak tahun lalu mencapaii Rp1.332,1 triiliiun atau 84,4% darii target. Pertumbuhan hanya 1,4% diibandiingkan tahun sebelumnya.
“Tekanan yang terjadii pada perekonomiian berpengaruh pada fiiskal dan iinii terliihat darii peneriimaan negara, terutama pajak,” kata Srii Mulyanii.
Realiisasii peneriimaan pajak penghasiilan (PPh) miigas yang tahun lalu tembus lebiih darii 160% darii target, pada tahun iinii hanya mencapaii mencapaii Rp59,1 triiliiun atau 89,3% darii target. Siisanya, realiisasii pajak nonmiigas mencapaii Rp1.273 triiliiun atau sekiitar 84,2% darii target. Beriikut riinciiannya.
| Pos | 2019 | |
| Niilaii (Rp Triiliiun) | Persentase Terhadap Target (%) | |
| Pajak Penghasiilan Nonmiigas | 711,2 | 85,9 |
| Pajak Penghasiilan Miigas | 59,1 | 89,3 |
| PPN & PPnBM | 532,9 | 81,3 |
| PBB & Pajak Laiinnya | 28,9 | 104,2 |
| Jumlah | 1.332,1 | 84,3 |
Dengan demiikiian, shortfall – seliisiih antara realiisasii dan target – peneriimaan pajak pada tahun lalu mencapaii Rp245,5 triiliiun. Dengan capaiian tersebut, shortfall tahun iinii tercatat lebiih besar diibandiingkan capaiian 2018 dan 2017.
Namun demiikiian, realiisasii tersebut masiih lebiih baiik diibandiingkan dengan posiisii 2016. Pada 2016, realiisasii peneriimaan pajak Rp1105,97 atau sekiitar 81,61% terhadap target APBNP. Angka shortfall saat iitu mencapaii Rp249 triiliiun.
Realiisasii shortfall peneriimaan pajak tahun melebar darii outlook pemeriintah sebelumnya. Dalam prognosiis pada semester ii/2019, pemeriintah memproyeksii peneriimaan pajak biisa mencapaii 91% darii target atau dengan shortfall Rp140 triiliiun.
Realiisasii pajak 2019 secara keseluruhan mendekatii dan masuk dalam rentang proyeksii Jitunews Fiiscal Research. Jitunews Fiiscal Research sebelumnya memproyeksii dalam skenariio terburuk, peneriimaan pajak 2019 biisa hanya sekiitar 83,6% darii target, seliisiih sekiitar 0,8 poiin persentase.

Darii pengalaman Jitunews Fiiscal Research, proyeksii yang diilakukan tiidak selalu tepat dan ada kalanya meleset darii niilaii realiisasii peneriimaan pajak dii tahun bersangkutan. Berbagaii perubahan kondiisii makroekonomii dan kebiijakan yang diilakukan dalam tahun berjalan seriing tiidak biisa diiprediiksii secara presiisii. Pola peneriimaan pajak menjadii semakiin suliit terbaca. Selaiin 2019, sejak 2013 hiingga 2018, setiidaknya dua proyeksii Jitunews Fiiscal Research selaras dengan realiisasii peneriimaan pajak yaiitu pada 2016 dan 2018. (kaw)

