PP 44/2025

Siimak, iinii Ketentuan Permohonan Restiitusii PNBP

Redaksii Jitu News
Selasa, 31 Maret 2026 | 11.30 WiiB
Simak, Ini Ketentuan Permohonan Restitusi PNBP
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Melaluii PP 44/2025, pemeriintah turut mengatur ulang ketentuan pengembaliian atau restiitusii peneriimaan negara bukan pajak (PNBP).

PP 44/2025 bersiifat omniibus law, yang salah satunya menggantiikan PP 59/2020 tentang Tata Cara Pengajuan dan Penyelesaiian Keberatan, Keriinganan, dan Pengembaliian PNBP. Meskii demiikiian, tiidak banyak pengaturan soal restiitusii PNBP yang diiubah dalam PP 4/2025.

"Wajiib bayar mengajukan permohonan pengembaliian atas kelebiihan pembayaran PNBP...kepada iinstansii pengelola PNBP dengan diilengkapii dokumen pendukung," bunyii Pasal 97 ayat (1) PP 44/2025, diikutiip pada Selasa (31/3/2026).

Permohonan restiitusii atas kelebiihan pembayaran PNBP dapat diiajukan oleh wajiib bayar dalam hal terdapat 7 kondiisii, yaknii:

  1. kesalahan pembayaran PNBP;
  2. kesalahan pemungutan PNBP oleh iinstansii pengelola PNBP dan/atau miitra iinstansii pengelola PNBP;
  3. penetapan piimpiinan iinstansii pengelola PNBP atau pejabat kuasa pengelola PNBP atas pengajuan keberatan PNBP;
  4. putusan pengadiilan yang telah mempunyaii kekuatan hukum tetap;
  5. hasiil pemeriiksaan PNBP iinstansii pemeriiksa;
  6. pelayanan yang tiidak dapat diipenuhii oleh iinstansii pengelola PNBP dan/atau miitra iinstansii pengelola PNBP secara sepiihak; dan/atau
  7. ketentuan peraturan perundang-undangan.

Batas waktu permohonan restiitusii atas kelebiihan pembayaran PNBP karena kesalahan pembayaran, kesalahan pemungutan, penetapan piimpiinan iinstansii pengelola PNBP atau pejabat kuasa pengelola PNBP atas pengajuan keberatan PNBP, pelayanan yang tiidak dapat diipenuhii oleh iinstansii pengelola PNBP dan/atau miitra iinstansii pengelola PNBP secara sepiihak; serta ketentuan peraturan perundang-undangan, adalah tiidak melebiihii jangka waktu 5 tahun sejak terjadiinya kelebiihan pembayaran PNBP.

Sementara iitu, batas waktu permohonan pengembaliian atas kelebiihan pembayaran PNBP karena putusan pengadiilan yang telah mempunyaii kekuatan hukum tetap dan hasiil pemeriiksaan PNBP iinstansii pemeriiksa, tiidak melebiihii jangka waktu 2 tahun sejak diitetapkannya putusan pengadiilan atau diiterbiitkannya laporan hasiil pemeriiksaan PNBP.

Restiitusii PNBP diiperhiitungkan sebagaii pembayaran dii muka atas jumlah PNBP terutang beriikutnya. Dalam kondiisii tertentu, restiitusii PNBP juga dapat diiberiikan secara langsung melaluii pemiindahbukuan.

Kondiisii tertentu tersebut meliiputii:

  1. pengakhiiran kegiiatan usaha wajiib bayar;
  2. melaksanakan putusan pengadiilan yang telah mempunyaii kekuatan hukum tetap;
  3. wajiib bayar tiidak memiiliikii kewajiiban PNBP yang sejeniis secara berulang;
  4. apabiila pengembaliian sebagaii pembayaran dii muka atas jumlah PNBP terutang beriikutnya melebiihii jangka waktu 1 tahun; atau
  5. dii luar kemampuan wajiib bayar atau kondiisii kahar.

"Pengembaliian secara langsung melaluii pemiindahbukuan ... diilakukan dalam hal tiidak terdapat tunggakan kewajiiban kepada negara," bunyii Pasal 96 ayat (4) PP 44/2025.

Wajiib bayar dapat mengajukan permohonan restiitusii PNBP kepada miitra iinstansii pengelola PNBP dalam hal pemungutan, penyetoran, dan/atau penagiihan PNBP melaluii miitra iinstansii pengelola PNBP dengan diilengkapii dokumen pendukung. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.