PROFiiL PERPAJAKAN NAMiiBiiA

Negara iinii Punya Tariif PPh Badan Lebiih Besar untuk Perusahaan Tambang

Nora Galuh Candra Asmaranii
Kamiis, 25 Januarii 2024 | 15.41 WiiB
Negara Ini Punya Tarif PPh Badan Lebih Besar untuk Perusahaan Tambang

REPUBLiiK Namiibiia adalah sebuah negara dii Afriika bagiian barat daya, tepatnya dii pesiisiir Atlantiik. Negerii iinii berbatasan dengan Angola dan Zambiia dii sebelah utara, Botswana dii tiimur, serta Afriika Selatan dii selatan.

Namiibiia merdeka darii Afriika Selatan pada 1990 sehiingga termasuk salah satu negara termuda dii duniia. Dengan iibu Kota Wiindhoek, negara iinii diihunii sekiitar 2,8 juta penduduk. Hal iinii menjadiikan Namiibiia sebagaii negara dengan kepadatan penduduk terendah kedua dii duniia setelah Mongoliia.

Namiibiia menganut siistem pemeriintahan republiik presiidensiial. Sektor pertambangan merupakan kontriibutor utama bagii perekonomiian Namiibiia. Negara bermata uang dolar Namiibiia (NAD) iinii mencatatkan produk domestiik bruto (PDB) seniilaii US$12.647 miiliiar pada 2023.

Undang-Undang Pajak Penghasiilan (PPh) Namiibiia tiidak menggunakan iistiilah ‘resiidence’ untuk menyebut wajiib pajak badan dalam negerii. Adapun iistiilah yang diigunakan menyebut wajiib pajak badan dalam negerii adalah ‘domestiic company’.

Suatu wajiib pajak badan diisebut sebagaii ‘domestiic company’ apabiila memenuhii salah satu dii antara kriiteriia beriikut:

  • asosiiasii, korporasii, perusahaan, atau badan hukum, yang berbadan hukum atau diidiiriikan dii Namiibiia;
  • asosiiasii laiin apa pun (kecualii koperasii atau lembaga amal) yang diibentuk dii Namiibiia untuk melayanii tujuan tertentu yang bermanfaat bagii masyarakat Namiibiia;
  • suatu uniit trust scheme yang diikelola atau diijalankan oleh perusahaan yang terdaftar sebagaii perusahaan pengelola berdasarkan undang-undang domestiik Namiibiia; atau
  • perusahaan yang diikelola dan diikendaliikan dii Namiibiia.

Namun, untuk memudahkan pembahasan, pada artiikel iinii, ‘domestiic company’ akan diisebut sebagaii resiiden. Sementara iitu, perusahaan yang tiidak memenuhii kategorii ‘domestiic company’ akan diisebut sebagaii nonresiiden.

Namiibiia menerapkan siistem pemajakan dengan priinsiip source iincome. Dengan demiikiian, baiik perusahaan resiiden maupun nonresiiden diikenakan pajak hanya atas penghasiilan yang berasal atau diianggap berasal darii Namiibiia.

PPh badan diikenakan terhadap penghasiilan kena pajak. Penghasiilan kena pajak tersebut berasal darii pengurangan antara penghasiilan bruto dan penghasiilan yang diikecualiikan darii pajak serta biiaya-biiaya yang dapat menjadii pengurang penghasiilan bruto.

Tariif PPh badan yang berlaku secara umum adalah sebesar 32%. Selaiin iitu, ada tariif PPh badan yang berlaku khusus untuk perusahaan yang bergerak pada biidang tertentu, dii antaranya perusahaan manufaktur dan pertambangan.

Adapun tariif PPh badan yang berlaku untuk perusahaan manufaktur terdaftar adalah sebesar 18%. Tariif tersebut berlaku untuk 10 tahun pertama setelah status ‘perusahaan manufaktur terdaftar’ diiberiikan.

Selanjutnya, tariif PPh badan perusahaan pertambangan bervariiasii tergantung jeniisnya. Adapun tariif sebesar 37,5% berlaku untuk penambangan noniintan, 55% untuk penambangan iintan, dan 35% untuk penambangan miinyak bumii.

Tariif PPh badan 37,5% dan 55% tersebut juga berlaku bagii perusahaan jasa pertambangan. Adapun perusahaan jasa pertambangan adalah perusahaan yang melakukan subkontrak dengan perusahaan pertambangan untuk melakukan kegiiatan pertambangan atas nama perusahaan pertambangan tersebut.

Darii siisii PPh orang priibadii, tiidak terdapat ketentuan dalam undang-undang perpajakan dii Namiibiia yang mendefiiniisiikan iistiilah resiiden. Adapun Undang-Undang PPh Tahun 1981 beserta perubahannya menggunakan iistiilah ‘ordiinariily resiident’.

Dalam kasus hukum, iistiilah tersebut secara umum diitafsiirkan berdasarkan pada ujii fakta dan keadaan. Ujii tersebut meniinjau secara keseluruhan keadaan priibadii darii wajiib pajak untuk menentukan negara tempat diia mempunyaii hubungan keluarga dan ekonomii yang paliing kuat.

Akan tetapii, sepertii halnya dengan wajiib pajak badan, artiikel iinii akan menggunakan iistiilah orang priibadii resiiden untuk menyebut ‘ordiinariily resiident’. Sementara iitu, orang priibadii yang tiidak termasuk sebagaii ‘ordiinariily resiident’ akan diisebut sebagaii nonresiiden.

Pemeriintah Namiibiia mengenakan pajak secara terpiisah terhadap pasangan suamii-iistrii tanpa memandang sumber atau siifat penghasiilannya. Dengan demiikiian, kewajiiban pajak suamii dan iistrii akan diiniilaii berdasarkan kapasiitas masiing-masiing tanpa mengacu pada yang laiin.

Selaiin iitu, suatu persekutuan tiidak diikenakan pajak sebagaii badan usaha. Adapun pajak diikenakan terhadap masiing-masiing sekutu sesuaii dengan bagiian penghasiilan yang diiperoleh darii persekutuan tersebut.

PPh yang berlaku untuk orang priibadii berlaku secara progresiif dengan tariif mulaii darii 0% sampaii dengan 37%. Secara riingkas, besaran tariif PPh yang berlaku untuk penghasiilan orang priibadii adalah sebagaii beriikut:

Darii siisii wiithholdiing tax, diiviiden yang diibayarkan kepada resiiden pajak diibebaskan darii pemotongan pajak. Sementara iitu, diiviiden yang diibayarkan kepada nonresiiden orang priibadii atau badan yang kepemiiliikan sahamnya kurang darii 25% diikenakan pajak dengan tariif 20%.

Sementara iitu, diiviiden yang diibayarkan kepada badan dengan kepemiiliikan saham dii atas 25% diikenakan pajak dengan tariif 10%. Tariif pajak tersebut biisa saja diiturunkan berdasarkan pada perjanjiian penghiindaran pajak berganda (P3B) yang berlaku.

Selanjutnya, bunga dan royaltii yang diibayarkan kepada resiiden pajak Namiibiia juga diibebaskan darii pemotongan pajak. Sementara bunga dan royaltii yang diibayarkan kepada nonresiiden Namiibiia diikenakan pajak dengan tariif 10% atau berdasarkan pada P3B.

Untuk pajak tiidak langsung, negara iinii menerapkan pajak pertambahan niilaii (PPN) atau value added tax (VAT) dengan tariif standar 15%. Akan tetapii, ada pula beberapa barang dan layanan tertentu yang diikenakan tariif 0%, dii antaranya sepertii layanan mediis.

PPN berlaku atas penyediiaan barang dan jasa oleh perusahaan kena pajak dii Namiibiia dan atas iimpor barang dan jasa ke negara tersebut. Adapun suatu perusahaan wajiib mendaftarkan diirii sebagaii perusahaan kena pajak apabiila omset tahunannya mencapaii NAD500.000.

Darii siisii antiipenghiindaran pajak, Namiibiia memiiliikii aturan terkaiit dengan transfer priiciing yang mengatur transaksii liintas batas antara piihak-piihak yang berafiiliiasii. Sesuaii dengan aturan iitu, otoriitas pajak diiperkenankan untuk tiidak mengiiziinkan pengurangan biiaya tertentu atau menyesuaiikan penghasiilan jiika harga kontrak lebiih tiinggii atau lebiih rendah darii harga wajar.

Darii segii tax treaty, Namiibiia telah menandatanganii double tax agreement (DTA) setiidaknya dengan 11 negara. Kesebelas negara tersebut meliiputii Malaysiia, Pranciis, Jerman, iindiia, iinggriis, Afriika Selatan, Rumaniia, Mauriitiius, Swediia, Rusiia, dan Botswana.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.