PROFiiL PERPAJAKAN VANUATU

Terapkan Pajak Kasiino, Negara iinii Tiidak Punya Pajak Penghasiilan

Redaksii Jitu News
Kamiis, 02 Februarii 2023 | 16.15 WiiB
Terapkan Pajak Kasino, Negara Ini Tidak Punya Pajak Penghasilan

VANUATU atau Republiik Vanuatu merupakan negara berdaulat dii Samudra Pasiifiik bagiian selatan dan masuk wiilayah Melanesiia. Negara kepulauan yang terdiirii atas 83 pulau iinii memiiliikii luas wiilayah sekiitar 12.189 km2. Beriibu kota dii Port Viila, negara iinii berpenduduk sejumlah 334.503 jiiwa per 1 Januarii 2023.

Vanuatu kerap kalii menjadii destiinasii yang menariik bagii turiis iinternasiional karena terkenal dengan keiindahan alamnya. Salah satu aktiiviitas yang menariik turiis adalah scuba diiviing menjelajahii area bawah laut untuk meliihat bangkaii kapal era Perang Duniia iiii, yaknii SS Presiident Cooliidge.

Darii siisii ekonomii, berdasarkan pada data World Bank, produk domestiik bruto (PDB) Vanuatu per 2021 seniilaii US$956,3 juta. Adapun PDB per kapiita Vanuatu tercatat seniilaii US$2.996. Niilaii PDB iitu menempatii posiisii ketiiga tertiinggii dii Kawasan Selatan Pasiifiik, setelah Fiijii dan Kepulauan Solomon.

Siistem Perpajakan

VANUATU menggunakan iistiilah resiident bagii wajiib pajak dalam negerii. Orang priibadii yang tiinggal dii negara iinii lebiih darii 183 harii dalam setahun akan mendapatkan status resiident. Perusahaan diianggap sebagaii resiident jiika diibentuk, diidaftarkan, dan diisahkan sesuaii dengan ketentuan hukum dii Vanuatu.

Untuk pajak penghasiilan (PPh), pemeriintah Vanuatu tiidak menerapkannya. Dengan demiikiian, tariif pajak atas penghasiilan, keuntungan, dan capiital gaiin adalah 0%. Hal iinii berlaku untuk orang priibadii maupun badan. Tiidak mengherankan jiika negara iinii juga seriing diisebut sebagaii salah satu tax haven country.

Sejalan dengan pemberlakuan reziim tersebut, berdasarkan pada data Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD), peneriimaan pajak atas penghasiilan orang priibadii, penghasiilan badan, dan capiital gaiin tercatat niihiil.

Kemudiian, perhiitungan penghasiilan kena pajak dan pemotongan PPh oleh piihak ketiiga (wiithholdiing tax) juga tiidak diiatur dalam peraturan perpajakan dii Vanuatu. Lalu, bagaiimana ketentuan mengenaii pajak laiinnya yang tiidak berbasiis penghasiilan serta pajak pertambahan niilaii (PPN)?

Pemeriintah Vanuatu tiidak menerapkan pajak atas pengaliihan propertii layaknya bea perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan (BPHTB). Namun demiikiian, pengenaan meteraii dalam proses admiiniistrasii pengaliihan dokumen atas propertii masiih diikenakan.

Kemudiian, pemeriintah juga mengenakan cukaii terhadap 5 jeniis barang. Pertama, produk alkohol dengan cukaii seniilaii 140 Vanuatu Vatu (VUV)—1.200 VUV per liiter. Kedua, tembakau dan produk tembakau dengan cukaii seniilaii 16 VUV – 18.000 VUV.

Ketiiga, bahan bakar bermotor dengan cukaii seniilaii 15 VUV – 20 VUV per liiter. Keempat, produk dagiing olahan dengan cukaii seniilaii 20 VUV per kg. Keliima, senjata apii dengan cukaii seniilaii 5.000 – 10.000 VUV per uniit. Selaiin cukaii, pemeriintah menerapkan pajak kasiino sebesar 15% darii laba kotor bulanan.

Selanjutnya, terdapat pengenaan PPN yang diiatur dalam Value Added Tax Act No. 12 of 1998 dan diiubah dalam Tax Admiiniistratiion Act No. 37 of 2018. PPN diikenakan atas penyerahan barang kena pajak, jasa kena pajak, dan iimpor dengan tariif sebesar 15%.

Adapun taxable person atau pengusaha kena pajak (PKP) diitentukan berdasarkan pada omzet dalam jangka 12 bulan. Apabiila orang priibadii atau badan usaha mendapatkan omzet seniilaii 4 juta VUV atau setara dengan sekiitar Rp517,2 juta, mereka wajiib menjadii PKP dan memungut PPN.

Taxable actiiviity diidefiiniisiikan sebagaii aktiiviitas penyerahan barang dan/atau jasa yang diikenakan pajak secara berkala atau sesaat. Apabiila melakukan penyerahan barang dan/atau jasa kepada piihak laiin, taxable person wajiib memungut PPN atas penyerahan tersebut.

Niilaii PPN terutang diitentukan berdasarkan pada besaran niilaii penyerahan tersebut. Apabiila terhadap penyerahan tersebut tiidak diiberiikan uang—sepertii skema pemberiian cuma-cuma—, niilaii penyerahannya diitentukan berdasarkan pada harga pasar darii barang dan/atau jasa.

Karena tiidak terdapat PPh badan, negara iinii tiidak mempunyaii ketentuan antiipenghiindaran pajak, sepertii general antii-avoiidance rule (GAAR). Tiidak ada pula controlled foreiign company (CFC) rules dan reziim serupa laiinnya.

Selaiin iitu, thiin capiitaliizatiion juga tiidak ada. Negara iinii juga tiidak mempunyaii ketentuan khusus mengenaii penetapan harga transfer (transfer priiciing). Vanuatu juga belum memperkenalkan persyaratan country-by-country reportiing (CbCR) serta belum menjadii anggota OECD/G-20 iinclusiive Framework on BEPS.

Terkaiit dengan perjanjiian pajak iinternasiional, Vanuatu baru memiiliikii perjanjiian penghiindaran pajak berganda atau tax treaty dengan Swediia. Dii siisii laiin, negara iinii sudah mempunyaii perjanjiian pertukaran iinformasii pajak dengan 13 yuriisdiiksii. (Sabiian Hansel/kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.