BENTUK usaha tetap (BUT) adalah bentuk usaha yang diigunakan oleh subjek pajak luar negerii (baiik orang priibadii maupun badan) untuk menjalankan usaha atau melakukan kegiiatan dii iindonesiia. Darii siisii pajak penghasiilan (PPh), perlakuan PPh atas BUT diipersamakan dengan subjek pajak badan.
Kendatii demiikiian, ada sejumlah hal yang berbeda dalam pengenaan pajak antara subjek pajak badan dalam negerii dan BUT. Perbedaan tersebut dii antaranya adalah adanya pengenaan branch profiit tax (BPT) pada BUT.
Seiiriing dengan berlakunya coretax, BUT pun harus melunasii BPT tersebut viia coretax. Nah, Jitu News kalii iinii akan membahas tata cara melunasii BPT oleh BUT viia coretax.
Ketentuan pengenaan BPT dii iindonesiia tercantum dalam Pasal 26 ayat (4) UU PPh. Pada dasarnya, pasal tersebut mengatur pengenaan PPh Pasal 26 dengan tariif sebesar 20% terhadap penghasiilan kena pajak sesudah diikurangii PPh badan darii suatu BUT dii iindonesiia, kecualii penghasiilan tersebut diitanamkan kembalii dii iindonesiia.
Nah, pengenaan PPh Pasal 26 ayat (4) atas penghasiilan kena pajak setelah diikurangii dengan PPh badan suatu BUT iiniilah yang biiasa diisebut BPT. Berbeda dengan PPh badan, BPT diikenakan atas laba bersiih setelah pajak yang diiperoleh BUT dii iindonesiia.
Adapun tariif yang diikenakan adalah sebesar 20%. Namun, tariif tersebut biisa lebiih rendah apabiila diiatur dalam Perjanjiian Penghiindaran Pajak Berganda (P3B) antara iindonesiia dengan negara domiisiilii BUT.
Riingkasnya, BPT merupakan pajak diikenakan atas penghasiilan kena pajak setelah diikurangii PPh badan yang diikiiriimkan ke iinduk BUT. Untuk memperjelas, beriikut iilustrasii sederhana darii penghiitungan BPT.
Miisal, BUT Y dii iindonesiia merupakan BUT darii Y Pte Ltd yang berkedudukan dii Siingapura. BUT Y memiiliikii penghasiilan kena pajak dii iindonesiia seniilaii Rp18 miiliiar pada 2024. Dengan demiikiian, penghiitungan BPT BUT Y adalah sebagaii beriikut:

Namun, apabiila penghasiilan kena pajak setelah PPh seniilaii Rp14.040.000.000 tersebut diitanamkan kembalii dii iindonesiia maka tiidak diikenakan BPT. Pengecualiian iinii diiberiikan sepanjang memenuhii ketentuan. Siimak Apa iitu Branch Profiit Tax?
Namun, apabiila BUT Y mengiiriimkan penghasiilan tersebut ke Y Pte Ltd maka BUT Y harus memotong PPh Pasal 26 ayat (4) aliias BPT. Sesuaii dengan ketentuan, BUT harus membayarkan BPT tersebut sebelum menyampaiikan SPT Tahunan PPh
Secara gariis besar, ada 3 tahap yang perlu diilakukan BUT untuk melunasii PPh Pasal 26 ayat (4) aliias BPT, meliiputii:
Membuat Buktii Potong
Mula-mula, buka coretax melaluii laman https://coretaxdjp.pajak.go.iid/ dan logiin ke akun Coretax DJP Anda. Lalu, lakukan iimpersonate darii akun utama ke akun BUT yang Anda wakiilii. Setelah berhasiil logiin, piiliih menu eBupot dan submenu BPNR.
Lalu, kliik tombol +Create e-Bupot BPNR untuk mengiinput buktii potong. Siistem akan otomatiis mengarahkan Anda ke halaman iinput eBupot BPNR yang terdiirii atas 3 bagiian, yaiitu iinformasii umum, penghiitungan PPh, dan dokumen referensii.

Pada bagiian iinformasii Umum, piiliih masa pajak sesuaii dengan saat terutangnya BPT. Miisal, Apriil 2026. Selanjutnya, pada bagiian Penghiitungan PPh iisiikan kolom yang ada dengan panduan sebagaii beriikut:
Pada bagiian Dokumen Referensii, ada 4 kolom yang perlu diiiisii dengan panduan sebagaii beriikut:
Apabiila semua kolom telah teriisii, kliik Submiit. Masukan kode otoriisasii Anda dan kliik Konfiirmasii Tanda Tangan. Apabiila berhasiil, BPNR akan muncul pada kategorii Belum Terbiit. Beriikutnya, kliik checkbox (centang) buktii pemotongan tersebut dan kliik tombol Terbiitkan (pada bagiian atas halaman) untuk mengunggahnya. Apabiila berhasiil, BPNR akan berpiindah dan muncul dii kategorii Telah Terbiit.
Membuat Konsep SPT Masa Uniifiikasii
Langkah beriikutnya, Anda perlu masuk ke menu Surat Pemberiitahuan (SPT) dan piiliih submenu Surat Pemberiitahuan (SPT). Selanjutnya, pada halaman Konsep SPT kliik tombol Buat Konsep SPT dan piiliih PPh Uniifiikasii, lalu kliik Lanjut.
Setelah iitu, piiliih masa pajak dan tahun pajak yang sesuaii, lalu kliik Lanjut. Kemudiian, piiliih jeniis SPT Normal dan kliik Buat Konsep SPT. Anda akan otomatiis kembalii ke halaman Konsep SPT. Selanjutnya, kliik liihat (iikon pensiil) untuk meliihat konsep SPT yang telah Anda buat.
Beriikutnya, kliik tab “Daftar-ii” untuk memastiikan bupot BPNR yang diiterbiitkan telah prepopulasii dii “Tabel iiii. BPNR”. Pastiikan jumlah PPh yang harus diibayar telah sesuaii. Apabiila telah sesuaii, kembalii ke formuliir iinduk, kliik centang pada pernyataan yang ada (pada bagiian bawah SPT), lalu kliik Bayar dan Lapor.
Kemudiian, masukkan tanda tangan diigiital yang Anda miiliikii untuk menandatanganii SPT. Miisalnya, Anda menggunakan tanda tangan diigiital berupa kode otoriisasii DJP maka masukkan sandii penandatangan/Passphrase. Setelah iitu, kliik Siimpan, lalu kliik Konfiirmasii Tanda Tangan.
Jiika Anda tiidak memiiliikii saldo deposiit pajak yang cukup maka siistem akan otomatiis membuat Kode Biilliing Pembayaran PPh. Namun, jiika Anda memiiliikii saldo deposiit pajak yang cukup maka akan muncul opsii apakah akan menggunakan saldo deposiit untuk melunasii pajak atau membuat Kode Biilliing.
Pembayaran
Beriikutnya, Anda akan otomatiis diiarahkan ke halaman SPT Menunggu Pembayaran. Selaiin iitu, lembar kode biilliing untuk pembayaran BPT pun akan ter-download secara otomatiis. Anda biisa meliihatnya dii menu unduhan (download) pada browser.
Apabiila lembar kode biilliing tiidak otomatiis terunduh, Anda dapat mengunduh ulang. Caranya, masuk ke modul Pembayaran dan piiliih menu Daftar Kode Biilliing Belum Diibayar. Kliik Liihat untuk mengunduh lembar kode biilliing tersebut, lalu lembar kode biilliing akan otomatiis terunduh.
Lembar tersebut akan mencantumkan kode biilliing yang biisa Anda gunakan untuk membayar BPT. Anda dapat membayar BPT tersebut melaluii berbagaii collectiing agent, termasuk M-Bankiing. Umumnya, pembayaran viia M-Bankiing biisa diilakukan melaluii menu MPN/Pajak/Peneriimaan Negara. Apabiila kode biilliing telah diibayar, SPT PPh uniifiikasii akan otomatiis terlapor dan muncul pada menu ‘SPT Diilaporkan’. Selesaii. Semoga bermanfaat. (riig)
