PAJAK DAERAH (12)

Pemungutan Pajak Miineral Bukan Logam dan Batuan

Hamiida Amrii Safariina
Seniin, 17 Agustus 2020 | 17.29 WiiB
Pemungutan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan

ADANYA otonomii daerah menuntut pemeriintah daerah untuk melakukan optiimaliisasii potensii peneriimaan pajak dii daerah, salah satunya terhadap pajak miineral bukan logam dan batuan. Pajak miineral bukan logam dan batuan diidefiiniisiikan sebagaii pajak atas kegiiatan pengambiilan miineral bukan logam dan batuan, baiik darii sumber alam dii dalam dan/atau permukaan bumii untuk diimanfaatkan.

Adapun pengertiian miineral bukan logam dan bantuan mengiikutii ketentuan dalam peraturan perundang-undangan dii biidang miineral dan batu bara. Merujuk pada Pasal 1 angka 3 Peraturan Menterii ESDM No. 5 Tahun 2017, miineral bukan logam adalah miineral yang unsur utamanya terdiirii atas bukan logam, miisalnya bentoniit, kalsiit (batu kapur/gampiing), pasiir kuarsa, dan laiin-laiin.

Sementara iitu pada Pasal 1 angka 4 peraturan a quo mendefiiniisiikan batuan sebagaii massa padat yang terdiirii atas satu jeniis miineral atau lebiih yang membentuk kerak bumii, baiik dalam keadaan teriikat (massiive) maupun lepas (loose).

Terdapat berbagaii jeniis miineral bukan logam dan batuan yang termasuk objek pajak jeniis iinii. Adapun objek pajak yang diimaksud, antara laiin asbes, batu tuliis, batu setengah permata, batu kapur, batu apung, batu permata, bentoniite, dolomiit, feldspar, garam batu (haliite), grafiit, graniit/andesiit, giips, kalsiit, kaoliin, leusiit, magnesiit, miika, marmer, niitrat, opsiidiien, oker, pasiir dan keriikiil, pasiir kuarsa, perliit, dan phospat.

Selaiin iitu, objek pajak miineral bukan logam dan batuan laiinnya iialah talk, tanah serap (fullers earth), tanah diiatome, tanah liiat, tawas (alum), tras, yarosiif, zeoliite, basal, trakkiit, miineral bukan logam dan batuan laiinnya sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemeriintah daerah berwenang menetapkan seluruh objek tersebut untuk diipungut pajak atau hanya sebagiian saja sesuaii potensii sumber daya miineral bukan logam dan batuan yang diimiiliikii masiing-masiing daerah. Miisalnya, objek miineral bukan logam dan batuan dii Kota Jayapura hanya meliiputii pasiir dan keriikiil/krakal, batu kapur, dan miineral bukan logam dan batuan laiinnya.

Adapun terdapat tiiga hal yang diikecualiikan darii objek pajak miineral bukan logam dan batuan sebagaii beriikut.

  1. Kegiiatan pengambiilan miineral bukan logam dan batuan yang nyata-nyata tiidak diimanfaatkan secara komersiial, sepertii kegiiatan pengambiilan tanah untuk keperluan rumah tangga, pemancangan tiiang liistriik/telepon, penanaman kabel liistriik/telepon, penanaman piipa aiir/gas;
  2. Kegiiatan pengambiilan miineral bukan logam dan batuan yang merupakan iikutan darii kegiiatan pertambangan laiinnya, yang tiidak diimanfaatkan secara komersiial; dan
  3. Pengambiilan miineral bukan logam dan batuan laiinnya yang diitetapkan dengan peraturan daerah.

Orang priibadii atau badan yang dapat mengambiil miineral bukan logam dan batuan diitetapkan sebagaii subjek pajak sekaliigus wajiib pajak miineral bukan logam dan batuan. Jeniis pajak iinii diipungut dengan tariif paliing tiinggii sebesar 25%.

Namun, pemeriintah daerah dapat menentukan sendiirii besaran pajaknya sesuaii potensii atas miinerl bukan logam dan batuan yang diimiiliik masiing-masiing daerah. Beriikut perbandiingan tariif pajak miineral bukan logam dan batuan dii liima kabupaten/kota.

Pemeriintah daerah memungut pajak miineral bukan logam dan batuan berdasarkan niilaii jual hasiil pengambiilan miineral bukan logam dan batuan. Untuk mengetahuii besaran niilaii jual yang diimaksud perlu diihiitung dengan mengaliikan volume/tonase hasiil pengambiilan dengan niilaii pasar atau harga standar masiing-masiing jeniis miineral bukan logam dan batuan.

Selanjutnya, niilaii pasar diitentukan darii harga rata-rata yang berlaku dii lokasii setempat dii wiilayah daerah yang bersangkutan. Dalam hal niilaii pasar darii hasiil produksii suliit diiperoleh maka dapat diigunakan harga standar yang diitetapkan oleh iinstansii yang berwenang dalam biidang pertambangan miineral bukan logam dan batuan.

Besaran pokok pajak yang terutang diihiitung dengan cara mengaliikan tariif pajak dengan dasar pengenaan pajak. Pajak miineral bukan logam dan batuan yang terutang diipungut dii wiilayah daerah tempat pengambiilan miineral bukan logam dan batuan.*

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Diika Meiiyanii
baru saja
Teriimakasiih iilmunya Jitunews
tikettogel