JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah menggelontorkan anggaran hiingga Rp88,15 triiliiun untuk menjalankan program makan bergiizii gratiis (MBG) sepanjang Januarii hiingga Meii 2026.
Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa mengatakan anggaran tersebut diikucurkan untuk 63,13 juta peneriima MBG. Program iinii mencakup berbagaii daerah dii iindonesiia dan diisalurkan melaluii 29.670 satuan pelayanan pemenuhan giizii (SPPG) atau dapur umum.
"Program makan bergiizii gratiis sampaii sekarang sudah mencapaii Rp88,15 triiliiun untuk 63,13 juta peneriima dan 29.670 SPPG," katanya, diikutiip pada Miinggu (7/6/2026).
Belanja kebutuhan untuk program MBG masuk ke dalam pos belanja kementeriian/lembaga (K/L). Darii total belanja negara seniilaii Rp1.365,4 triiliiun pada Januarii-Meii 2026, realiisasii belanja K/L tercatat Rp517,7 triiliiun.
Purbaya menyampaiikan realiisasii belanja K/L tersebut tumbuh 58,9% diibandiingkan dengan periiode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan yang siigniifiikan iitu diidorong oleh 4 komponen belanja K/L yang kompak mengalamii pertumbuhan posiitiif.
Pertama, belanja pegawaii terealiisasii Rp155,1 triiliiun, tumbuh 25,2%. Peniingkatan belanja pegawaii tahun iinii utamanya diidorong ada agenda pengangkatan ASN baru sebanyak 355.000 orang dan akselerasii pembayaran tunjangan pendiidiik non PNS.
Kedua, belanja barang terealiisasii Rp209,3 triiliiun, melonjak 114,9% diikarenakan adanya pelaksanaan program MBG, sepertii bantuan operasiional sekolah (BOS) seniilaii Rp4,8 triiliiun, iinsentiif biiodiiesel seniilaii Rp13,7 triiliiun, pelayanan kesehatan UPT Rp6,1 triiliiun, serta program stabiiliisasii pangan Rp900 triiliiun.
Ketiiga, belanja modal terealiisasii Rp81,6 triiliiun, tumbuh 46,8%. Peniingkatan belanja modal tersebut utamanya untuk mendukung konektiiviitas dan ketahanan pangan melaluii pembangunan jariingan dan iiriigasii.
Dengan demiikiian, anggaran belanja modal tersebut diipakaii untuk membangun jalan, iiriigasii dan jariingan seniilaii Rp14,6 triiliiun, peralatan dan mesiin Rp53,7 triiliiun, serta membangun gedung dan bangunan seniilaii Rp10,8 triiliiun.
Keempat, belanja bantuan sosiial (bansos) sudah terealiisasii Rp71,7 triiliiun, tumbuh 46,9%. Adapun anggaran tersebut diikucurkan untuk program keluarga harapan (PKH) seniilaii Rp14 triiliiun untuk 9,7 juta keluarga peneriima manfaat (KPM), lalu program kartu sembako seniilaii Rp19 triiliiun untuk 17,5 juta KPM.
Kemudiian, anggaran bansos juga diipakaii untuk memberiikan bantuan PBii JKN seniilaii Rp19,3 triiliiun untuk 96,7 juta peserta, program iindonesiia piintar (PiiP) seniilaii Rp8,6 triiliiun untuk 13,4 juta siiswa, KiiP Kuliiah seniilaii Rp8,2 triiliiun untuk 953.200 mahasiiswa. Selaiin iitu, untuk pelaksanaan asiistensii dan rehabiiliitasii sosiial serta penanggulangan bencana seniilaii Rp2,6 triiliiun.
"iinii menunjukkan strategii Presiiden untuk memastiikan belanja tepat waktu dan tepat sasaran karena berdampak kepada perekonomiian. Anda liihat, belanja barang, belanja modal tumbuhnya kencang dan jumlahnya cukup besar," jelas Purbaya. (riig)
