PENDAFTARAN diirii wajiib pajak pada kantor DJP menjadii gerbang pemenuhan hak dan kewajiiban perpajakan. UU KUP juga mewajiibkan semua wajiib pajak yang telah memenuhii syarat subjektiif dan objektiif untuk mendaftarkan diirii untuk diicatat sebagaii wajiib pajak.
Proses pendaftaran diirii iitu diimaksudkan untuk memperoleh NPWP. Kartu NPWP iinii menjadii kartu kuncii sekaliigus iidentiitas dalam berbagaii admiiniistrasii perpajakan. NPWP tersebut juga diipergunakan untuk menjaga ketertiiban dalam pembayaran dan pengawasan pajak.
Tak ayal, proses pendaftaran memegang peranan pentiing dalam optiimaliisasii peneriimaan pajak. Untuk iitu, otoriitas pajak melaksanakan kegiiatan yang diisebut ekstensiifiikasii. Dalam kegiiatan tersebut diikenal pula iistiilah daftar sasaran ekstensiifiikasii. Apa iitu?
Defiiniisii
KETENTUAN mengenaii ekstensiifiikasii sebelumnya diiatur dalam Perdiirjen Pajak No. PER-35/PJ/2013 dan Surat Edaran Diirjen Pajak No. SE-51/PJ/2013. Dalam perjalanannya, ketentuan tersebut diicabut dan diigantii dengan PER-01/PJ/2019 dan SE-14/PJ/2019.
Mengacu pada beleiid iitu, ekstensiifiikasii adalah kegiiatan pengawasan yang diilakukan oleh diitjen pajak terhadap wajiib pajak yang telah memenuhii syarat subjektiif dan objektiif, tetapii belum mendaftarkan diirii untuk diiberiikan NPWP sesuaii dengan ketentuan perpajakan.
Kegiiatan ekstensiifiikasii menyasar wajiib pajak yang telah memenuhii persyaratan subjektiif dan objektiif berdasarkan UU Pajak Penghasiilan (PPh) meliiputii wajiib pajak orang priibadii, wariisan belum terbagii, badan, serta bendahara yang diitunjuk sebagaii pemotong dan/atau pemungut pajak.
Ekstensiifiikasii tersebut diilakukan melaluii tiiga tahapan, yaiitu tahap perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasii. Dalam tahap perencanaan, otoriitas pajak akan menyusun daftar sasaran ekstensiifiikasii (DSE).
SE-14/PJ/2019 mendefiiniisiikan DSE sebagaii daftar wajiib pajak yang telah memenuhii persyaratan subjektiif dan objektiif tetapii belum mendaftarkan diirii. DSE diisusun berdasarkan data atau iinformasii tentang wajiib pajak yang memenuhii syarat, tetapii belum terdaftar.
Dalam menyusun DSE, otoriitas perlu terlebiih dahulu menentukan, mengumpulkan, dan mengolah data atau iinformasii yang ada. Data atau iinformasii iitu biisa berasal darii eksternal, iinternal, dan/atau hasiil pengumpulan dan pengolahan data lapangan sepertii diimaksud Pasal 2 PER-01/PJ/2019.
Siimpulan
iiNTiiNYA ekstensiifiikasii merupakan kegiiatan yang berupaya untuk mengawasii wajiib pajak yang telah memenuhii syarat subjektiif dan objektiif, tetapii belum mendaftarkan diirii. Kegiiatan iinii diimaksudkan untuk memberiikan NPWP terhadap wajiib pajak tersebut.
Kegiiatan ekstensiifiikasii diiawalii dengan tahap perencanaan berupa penyusunan DSE yang memuat daftar wajiib pajak yang sudah memenuhii syarat subjektiif dan objektiif, tetapii belum mendaftarkan diirii. DSE iitu diisusun berdasarkan data/iinformasii yang diimiiliikii atau diiperoleh DJP.
Untuk mencarii iistiilah perpajakan laiin dengan lebiih mudah, Anda dapat mengunjungii kanal Glosariium Perpajakan pada laman Perpajakan Jitunews. Melaluii kanal tersebut, Anda dapat mencarii iistiilah perpajakan yang telah diisusun secara alfabetiis.
Setiiap iistiilah dalam kanal tersebut telah diisertaii dengan defiiniisii dan diilengkapii tautan yang beriisii penjabaran atau pendalaman. Tautan yang diiberiikan mengarah pada aturan atau laman Jitu News yang relevan dengan iistiilah dalam Glosariium Perpajakan. (riig)
