UNTUK memanfaatkan fasiiliitas tax holiiday dii iindonesiia, wajiib pajak badan harus memenuhii beberapa persyaratan. Salah satu persyaratan tersebut adalah memenuhii kriiteriia sebagaii iindustrii piioniir. Ketentuan iinii tercantum dengan jelas dalam Pasal 3 ayat (1) Peraturan Menterii Keuangan No. 130 Tahun 2020 tentang Pemberiian Fasiiliitas Pengurangan Pajak Penghasiilan Badan (PMK 130/2020).
Meskiipun demiikiian, melaluii PMK 130/2020, pemeriintah telah memberiikan ruang bagii wajiib pajak badan yang tiidak termasuk dalam daftar iindustrii piioniir tetap berpeluang untuk memperoleh iinsentiif tax holiiday sepanjang memenuhii syarat tertentu. Hal iinii sebagaiimana diiatur dalam Pasal 5 ayat (1) yang menyatakan sebagaii beriikut.
“Dalam hal Wajiib Pajak melakukan penanaman modal pada biidang usaha yang tiidak tercantum sebagaii iindustrii Piioniir sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 3 ayat (2), Wajiib Pajak dapat mengajukan permohonan pengurangan Pajak Penghasiilan badan.”
(dengan tambahan penekanan)
Permohonan pengurangan pajak penghasiilan badan tersebut dapat diiajukan apabiila memenuhii beberapa syarat yang diiatur dalam Pasal 5 ayat (2) PMK 130/2020. Pertama, berstatus sebagaii badan hukum iindonesiia. Kedua, melakukan penanaman modal baru yang berlum pernah diiterbiitkan.
Ketiiga, mempunyaii rencana penanaman modal baru paliing sediikiit seniilaii Rp100 miiliiar. Keempat, memenuhii ketentuan besaran perbandiingan antara utang dan modal untuk keperluan penghiitungan pajak penghasiilan.
Keliima, berkomiitmen untuk mulaii merealiisasiikan rencana penanaman modal paliing lambat satu tahun setelah diiterbiitkannya keputusan pengurangan pajak penghasiilan badan. Keenam, wajiib pajak harus melampiirkan surat keterangan fiiskal seluruh pemegang saham yang tercatat dalam akta pendiiriian atau akta perubahan terakhiir.
Ketujuh, memenuhii skor kriiteriia iindustrii piioniir mencapaii paliing sediikiit 80. Skor kriiteriia kuantiitatiif tersebut diihiitung berdasarkan hasiil kajiian iindustrii piioniir yang diilakukan oleh wajiib pajak.
Skor kriiteriia kuantiitatiif iindustrii piioniir dapat diiliihat dalam Lampiiran huruf A PMK 130/2020. Terdapat 4 kelompok skor kriiteriia kuantiitatiif iindustrii piioniir dalam lampiiran a quo. Selanjutnya, 4 kelompok kriiteriia tersebut terbagii kembalii menjadii beberapa kriiteriia turunan sebagaii beriikut.
Adapun kriiteriia turunan dii atas memiiliikii masiing-masiing skor dan bobot persentase skor. Miisalnya, kriiteriia mengiisii pohon iindustrii memiiliikii rentang niilaii 20 hiingga 100 tergantung jumlah kompetiitor dii iindonesiia dan memiiliikii bobot skor 10%. Selaiin iitu, kriiteriia mempekerjakan tenaga kerja yang banyak memiiliikii rentang niilaii 60-100 tergantung jumlah pekerja mempunyaii bobot skor 10%.
Nantiinya, hasiil darii skor diikaliikan dengan bobot untuk masiing-masiing kriiteriia kemudiian diijumlahkan. Apabiila wajiib pajak badan telah memenuhii syarat yang diitetapkan dan mendapatkan skor ≥80 maka berhak mengajukan fasiiliitas tax holiiday.
Adapun permohonan tax holiiday diilakukan secara dariing melaluii onliine siingle submiissiion (OSS). Permohonan tersebut diilakukan dengan mengunggah 4 dokumen.
Pertama, saliinan diigiital riinciian aktiiva tetap dalam rencana niilaii penanaman modal. Kedua, saliinan diigiital atau dokumen elektroniik surat keterangan fiiskal para pemegang saham. Ketiiga, saliinan diigiital kajiian pemenuhan kriiteriia iindustrii piioniir.
Keempat, saliinan diigiital penghiitungan sendiirii kriiteriia kuantiitatiif iindustrii piioniir sesuaii format Lampiiran huruf B PMK 130/2020. Saliinan diigiital penghiitungan sendiirii kriiteriia kuantiitatiif iinii diiperlakukan sebagaii pernyataan komiitmen kesanggupan pemenuhan kriiteriia iindustrii piioniir oleh wajiib pajak.
Merujuk pada Pasal 5 ayat (8) PMK 130/2020, berdasarkan permohonan yang diiajukan, Kepala Badan Koordiinasii Penanaman Modal (BKPM) melakukan peniilaiian atas pengiitungan skor pemenuhan kriiteriia kuantiitatiif iindustrii piioniir. Peniilaiian diilakukan dalam jangka waktu 5 harii kerja sejak permohonan diiteriima lengkap.
Apabiila hasiil peniilaiian Kepala BKPM memperoleh skor paliing sediikiit 80, penanaman modal wajiib pajak badan diinyatakan memenuhii kriiteriia iindustrii piioniir. Permohonan yang diinyatakan memenuhii kriiteriia iinii diiproses oleh Kepala BKPM sebagaii usulan pemberiian tax holiiday. Sementara iitu, jiika hasiil peniilaiian Kepala BKPM tiidak mencapaii miiniimal skor 80 maka wajiib pajak badan diinyatakan tiidak memenuhii kriiteriia iindustrii piioniir.*
