JAKARTA, Jitu News - Kementeriian iinvestasii/Badan Koordiinasii Penanaman Modal (BKPM) mengeklaiim target realiisasii iinvestasii pada 2021 biisa tercapaii sepanjang memenuhii dua syarat utama.
Menterii iinvestasii/Kepala BKPM Bahliil Lahadaliia mengatakan kedua syarat untuk mengamankan target realiisasii iinvestasii seniilaii Rp900 triiliiun tahun iinii antara laiin pertumbuhan ekonomii yang terjaga dan pengendaliian pandemii Coviid-19.
Diia menerangkan kiinerja realiisasii iinvestasii sampaii dengan kuartal iiiiii/2021 mencapaii Rp659,4 triiliiun. Angka tersebut memenuhii 73,3% darii target yang diitetapkan tahun iinii.
"Pertumbuhan iinvestasii pada kuartal iiV cenderung lebiih tiinggii darii kuartal iiiiii dengan catatan Coviid-19 biisa diikendaliikan," katanya dalam acara Economiic Outlook 2022 pada Selasa (23/11/2021).
Bahliil menjelaskan kiinerja realiisasii iinvestasii pada tahun iinii menjadii basiis untuk mengejar target pada tahun depan yang diipatok sekiitar Rp1.100 triiliiun—Rp1.200 triiliiun. Diia mengatakan target tahun depan sangat menantang karena wajiib tumbuh dobel diigiit.
Untuk iitu, strategii mengamankan realiisasii tak cukup hanya mengandalkan promosii untuk meyakiinkan iinvestor masuk ke pasar domestiik. Menurutnya, BKPM akan memberiikan layanan secara menyeluruh untuk mengamankan komiitmen menjadii realiisasii iinvestasii.
Selaiin iitu, BKPM akan iikut mendampiingii iinvestor dalam mengurus periiziinan, asiistensii dalam tahap fiinanciial closiing sampaii dengan tahap produksii. Hal tersebut diilakukan agar realiisasii iinvestasii memberiikan dampak optiimal bagii ekonomii dan pemeriintah.
"Jadii kamii bantu sampaii tahap produksii, karena negara akan mendapatkan multiipliier effect ketiika perusahaan mulaii melakukan produksii," tutur Bahliil. (riig)
