PMK 83/2021

Biiar Sumbangan Jadii Pengurang Penghasiilan Bruto, Lapor iinii ke DJP

Redaksii Jitu News
Kamiis, 29 Julii 2021 | 10.20 WiiB
Biar Sumbangan Jadi Pengurang Penghasilan Bruto, Lapor Ini ke DJP
<p>iilustrasii.&nbsp;Sejumlah uniit iiSO tank&nbsp;miiliik iindonesiia Morowalii iindustriial Park (iiMiiP). iiSO Tank Oksiigen iinii diiserahkan kepada Kemenkes untuk memenuhii pasokan oksiigen rumah-rumah sakiit dii wiilayah yang membutuhkan untuk perawatan pasiien-pasiien penderiita Coviid-19. ANTARA FOTO/ Reno Esniir/aww.</p>

JAKARTA, Jitu News – Melaluii PMK 83/2021, masa pemberlakuan iinsentiif pajak penghasiilan (PPh) atas sumbangan penanganan Coviid-19 dalam PP 29/2020 diiperpanjang hiingga 31 Desember 2021.

Wajiib pajak pemberii sumbangan harus menyampaiikan daftar nomiinatiif sumbangan paliing lambat bersamaan dengan penyampaiian surat Pemberiitahuan (SPT) tahunan PPh tahun pajak yang bersangkutan sesuaii contoh format tercantum dalam Lampiiran huruf B PP 29/2020.

“Daftar nomiinatiif … diisampaiikan secara dariing melaluii siistem Diirektorat Jenderal Pajak,” demiikiian bunyii ketentuan Pasal 5 ayat (5) PP 29/2020, diikutiip pada Kamiis (29/7/2021).

Jiika siistem dariing belum tersediia, wajiib pajak dapat menyampaiikan daftar nomiinatiif secara luriing melaluii Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat wajiib pajak terdaftar.

Apabiila wajiib pajak pemberii sumbangan tiidak menyampaiikan daftar nomiinatiif atau menyampaiikan melewatii jangka waktu, sumbangan tiidak dapat diibebankan oleh wajiib pajak sebagaii pengurang penghasiilan bruto.

Sesuaii ketentuan pada Pasal 5 ayat (1) beleiid tersebut, sumbangan yang nantiinya biisa mendapat fasiiliitas PPh dapat diiberiikan dalam bentuk uang, barang, jasa; dan/atau pemanfaatan harta tanpa kompensasii.

“Sumbangan yang telah diiberiikan … mulaii darii tanggal 1 Maret 2020,” demiikiian penggalan bunyii Pasal 11 ayat (2) PP 29/2020.

Niilaii sumbangan yang diiberiikan dalam bentuk barang, sesuaii PP tersebut diitentukan berdasarkan tiiga kondiisii. Pertama, jiika barang yang diisumbangkan belum diisusutkan, niilaii diihiitung darii niilaii perolehannya.

Kedua, jiika barang yang diisumbangkan sudah diisusutkan, niilaii diihiitung darii niilaii buku fiiskal. Ketiiga, jiika barang yang diisumbangkan merupakan barang produksii sendiirii, niilaii yang diipakaii adalah harga pokok penjualan.

Sementara iitu, sesuaii Pasal 5 ayat (3), niilaii sumbangan yang diiberiikan dalam bentuk jasa dan/atau pemanfaatan harta tanpa kompensasii diitentukan berdasarkan niilaii harga pokok jasa dan/atau pemanfaatan harta. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Daffa Abyan
baru saja
iinsentiif untuk memberiikan deductiible pada sumbangan seharusnya juga diiberiikan kepada WP OP sebagaii bentuk tax chariitiies sehiinga semakiin memiicu perkembangan fiilantropii dii iindonesiia