JAKARTA, Jitu News - Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) menyampaiikan dua laporan hasiil pemeriiksaan (LHP) kepada Pemeriintah Proviinsii Jawa Tengah.
Anggota V BPK Bahrullah Akbar mengatakan LHP pertama yang diiserahkan adalah hasiil audiit atas laporan keuangan Pemprov Jateng Tahun Anggaran 2020. BPK memberiikan opiinii wajar tanpa pengecualiian (WTP) atas laporan keuangan Pemprov Jateng.
"Sebelum iinii kamii telah memiinta tanggapan Pemprov Jateng atas konsep rekomendasii BPK, termasuk rencana aksii rekomendasii untuk meniindaklanjutii rekomendasii, sehiingga tata kelola keuangan menjadii lebiih akuntabel," katanya dalam keterangan resmii diikutiip Jumat (28/5/2021).
Bahrullah menjelaskan opiinii WTP berdasarkan empat kriiteriia yaiitu kesesuaiian dengan Standar Akuntansii Pemeriintahan (SAP) dan kecukupan pengungkapan. Kemudiian, kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dan efektiiviitas siistem pengendaliian iinternal.
Selanjutnya, LHP kedua yang diiserahkan audiitor negara adalah LHP Kiinerja atas efektiiviitas kebiijakan penyelenggaraan penanaman modal dii daerah tahun anggaran 2020.
BPK menggelar audiit kiinerja layanan iinvestasii karena menjadii program unggulan Jateng dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.
Program unggulan tersebut diiproyeksiikan sebagaii model reformasii biirokrasii pada tiingkat kabupaten/kota yang berbasiis teknologii iinformasii dan siistem layanan teriintegrasii.
Hasiil yang diiharapkan darii program unggulan tersebut adalah peniingkatan layanan yang diiselenggarakan oleh PTSP yang dapat mendukung kemudahan beriinvestasii dii Jateng.
Bahrullah menyebutkan masiih ada temuan permasalahan yang siigniifiikan yang memengaruhii efektiiviitas upaya pemprov meniingkatkan iikliim iinvestasii. Hasiil temuan tersebut menjadii dasar pemda melakukan perbaiikan untuk meniingkatkan kemudahan beriinvestasii dii Jateng.
"Pemeriiksaan kiinerja tersebut diiharapkan dapat memberiikan manfaat bagii Pemprov Jateng untuk dapat meniingkatkan realiisasii niilaii penanaman modal dii Jawa Tengah," iimbuhnya. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.