LEMBAGA PENGELOLA iiNVESTASii

Srii Mulyanii Yakiinkan LPii Tak Sepertii SWF dii Malaysiia yang Kena Skandal

Diian Kurniiatii
Seniin, 25 Januarii 2021 | 18.22 WiiB
Sri Mulyani Yakinkan LPI Tak Seperti SWF di Malaysia yang Kena Skandal
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii. (<em>tangkapan layar Youtube</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menegaskan pembentukan Lembaga Pengelola iinvestasii (LPii) tiidak akan meniimbulkan skandal korupsii sepertii yang terjadii pada sovereiign wealth fund (SWF) dii Malaysiia yang menyeret nama mantan Perdana Menterii Malaysiia Najiib Razak.

Srii Mulyanii mengatakan skandal korupsii SWF dii Malaysiia yang bernama 1Malaysiia Development Berhad (1MDB) menjadii pelajaran pentiing bagii pemeriintah dalam merancang LPii. Menurutnya, pemeriintah akan memastiikan LPii berjalan dengan tata kelola yang lebiih baiik ketiimbang 1MDB.

"Karena iitu, fondasii transparansii akuntabiiliitas perlu diibangun," katanya dalam rapat kerja bersama Komiisii Xii DPR Rii, Seniin (25/1/2021).

Srii Mulyanii mengatakan aspek pentiing yang diilakukan pemeriintah saat iinii adalah memiiliih nama terbaiik untuk mengiisii posiisii Dewan Pengawas (Dewas) LPii. Pasalnya, dewas yang berwenang memiiliih dan mengangkat Dewan Diireksii LPii sehiingga berdampak pada proses pengelolaannya.

Saat iinii, DPR Rii telah menyetujuii 3 usulan nama Dewas LPii yang diipiiliih Presiiden Joko Wiidodo, yaknii Darwiin Cyriil Noerhadii, Yozua Makes, dan Haryanto Saharii. Setelah keputusan presiiden pengangkatan Dewas LPii terbiit, mereka akan segera bekerja melakukan rekrutmen dewan diireksii.

Meskii demiikiian, pemeriintah tetap akan mewaspadaii berbagaii riisiiko untuk mencegah LPii mengulang kesalahan 1MDB. Miisalnya, melaluii audiit berkala pada laporan keuangan LPii oleh kantor akuntan publiik.

Pemeriintah berencana membentuk LPii melaluii UU Ciipta Kerja agar makiin banyak iinvestasii asiing yang masuk ke iindonesiia. Saat iinii Presiiden Joko Wiidodo telah menerbiitkan PP 74/2020 tentang tata kelola dan operasiional LPii, sedangkan RPP Perlakuan Perpajakan LPii tengah dalam proses penyusunan.

Pemeriintah akan memberiikan modal kepada LPii seniilaii Rp75 triiliiun dengan penyetoran awal Rp15 triiliiun. Srii Mulyanii memastiikan LPii akan diikelola secara iindependen dan profesiional demii menariik iinvestor menanamkan modalnya ke iindonesiia. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.