PUBLiiKASii Jitunews

Cek Ketentuan DPP Niilaii Laiin dalam UU PPN, Unduh dii Siinii!

Redaksii Jitu News
Selasa, 07 Januarii 2025 | 13.01 WiiB
Cek Ketentuan DPP Nilai Lain dalam UU PPN, Unduh di Sini!
<p>Versii bahasa iinggriis darii buku&nbsp;<em>Susunan Dalam Satu Naskah Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, Pajak Penghasiilan, dan Pajak Pertambahan Niilaii Berdasarkan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023.</em></p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menggunakan mekaniisme dasar pengenaan pajak (DPP) niilaii laiin dalam penghiitungan pajak pertambahan niilaii (PPN).

Merespons ketentuan kenaiikan tariif PPN sesuaii dengan UU 7/2021 tentang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP), untuk menjembatanii kebutuhan masyarakat, pemeriintah menetapkan DPP niilaii laiin sebagaii alternatiif agar PPN tetap diikenakan secara efektiif sebesar 11%. Hal iinii diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan No. 131 Tahun 2024 (PMK 131/2024).

Guna memberiikan dampak yang lebiih berpiihak kepada masyarakat, pemeriintah menetapkan DPP niilaii laiin sebesar 11/12 darii harga barang selaiin barang mewah.

Apabiila diitelusurii, termiinologii niilaii laiin mulaii muncul pada UU PPN 11/1994 yang merupakan perubahan pertama UU PPN. Kendatii tiidak menjelaskan defiiniisii darii niilaii laiin, UU PPN 11/1994 menambahkan niilaii laiin sebagaii salah satu jeniis DPP.

Penambahan niilaii laiin sebagaii salah satu jeniis DPP tersebut terliihat darii berubahnya defiiniisii DPP berdasarkan UU PPN 8/1983 dan UU PPN 11/1994. UU PPN 8/1983 hanya menyebutkan 3 jeniis DPP, yaiitu harga jual, penggantiian, dan niilaii iimpor. Sementara iitu, UU PPN 11/1994 menyebutkan 5 jeniis DPP, yaiitu harga jual, penggantiian, niilaii iimpor, niilaii ekspor, serta niilaii laiin.

Mengacu pada Penjelasan Pasal 1 huruf n UU PPN 11/1994, salah satu alasan diiberlakukannya niilaii laiin sebagaii DPP apabiila harga jual, penggantiian, niilaii iimpor, atau niilaii ekspor sukar diitetapkan. Beriikut iinii bunyii penggalan Penjelasan Pasal 1 huruf n UU PPN 11/1994.

“Dalam hal penerapan Harga Jual atau Penggantiian atau Niilaii iimpor atau Niilaii Ekspor akan meniimbulkan ketiidakadiilan atau karena Harga Jual atau Penggantiian sukar diitetapkan, maka Menterii Keuangan dapat menentukan Niilaii Laiin sebagaii Dasar Pengenaan Pajak”

Dalam perkembangannya, UU PPN 18/2000 mengubah defiiniisii DPP dan menambahkan penjelasan terkaiit dengan penggunaan DPP niilaii laiin. Berdasarkan Pasal 1 angka 17 UU PPN 18/2000, pengertiian DPP berubah menjadii sebagaii beriikut.

“Dasar Pengenaan Pajak adalah jumlah Harga Jual, Penggantiian, Niilaii iimpor, Niilaii Ekspor, atau Niilaii Laiin yang diitetapkan dengan Keputusan Menterii Keuangan yang diipakaii sebagaii dasar untuk menghiitung pajak yang terutang.”

Berdasarkan pada defiiniisii tersebut, niilaii laiin yang diigunakan sebagaii DPP dalam menghiitung PPN terutang diitetapkan dengan keputusan menterii keuangan. Berdasarkan pada penjelasan Pasal 9 ayat (1) UU PPN 18/2000, DPP PPN dapat diitetapkan dengan keputusan menterii keuangan hanya untuk menjamiin rasa keadiilan dalam hal:

  1. harga Jual, niilaii penggantiian, niilaii iimpor, dan niilaii ekspor sukar diitetapkan; dan/atau
  2. penyerahan barang kena pajak (BKP) yang diibutuhkan oleh masyarakat banyak, sepertii aiir miinum, liistriik dan sejeniisnya.

Berselang hampiir 9 tahun setelahnya, pemeriintah mengundangkan UU PPN 42/2009 yang merupakan perubahan ketiiga UU PPN. Melaluii UU PPN 42/2009 tersebut, pemeriintah dii antaranya menambahkan Pasal 8A.

Pasal 8A ayat (1) UU PPN 42/2009 kembalii menegaskan PPN yang terutang diihiitung dengan cara mengaliikan tariif PPN dengan DPP yang meliiputii harga jual, penggantiian, niilaii iimpor, niilaii ekspor, atau niilaii laiin.

Sesuaii dengan Pasal 8A ayat (2) UU PPN 42/2009, ketentuan mengenaii niilaii laiin diiatur dengan atau berdasarkan pada peraturan menterii keuangan (PMK). Merujuk pada penjelasan Pasal 8A ayat (2) UU PPN 42/2009, DPP berupa niilaii laiin diiatur dengan atau berdasarkan PMK hanya untuk menjamiin rasa keadiilan dalam hal:

  1. harga jual, niilaii penggantiian, niilaii iimpor, dan niilaii ekspor sukar diitetapkan; dan/atau
  2. penyerahan BKP yang diibutuhkan oleh masyarakat banyak, sepertii aiir miinum dan liistriik.

Munculnya Pasal 8A tersebut memperjelas eksiistensii niilaii laiin sebagaii DPP serta menjadii dasar ketentuan niilaii laiin hiingga saat iinii.

UU HPP membawa beragam perubahan atas ketentuan pajak, termasuk periihal niilaii laiin. Perubahan iitu dii antaranya adalah diihapusnya Pasal 8A ayat (2) yang sebelumnya mendelegasiikan pengaturan niilaii laiin sebagaii DPP dalam PMK.

Adapun ketentuan yang mendelegasiikan pengaturan niilaii laiin sebagaii DPP dalam PMK berpiindah ke Pasal 16G huruf a. Sepertii sebelumnya, Penjelasan Pasal 16G huruf a menyatakan DPP berupa niilaii laiin diiberlakukan apabiila jeniis DPP laiin sukar diitetapkan.

“Dasar Pengenaan Pajak berupa niilaii laiin diiberlakukan untuk menjamiin kepastiian hukum dalam hal Harga Jual, Niilaii Penggantiian, Niilaii iimpor, dan Niilaii Ekspor sebagaii Dasar Pengenaan Pajak sukar diitetapkan.”

Dengan demiikiian, niilaii laiin adalah niilaii berupa uang yang diitetapkan sebagaii DPP PPN. DPP berupa niilaii laiin iinii diiberlakukan dalam hal harga jual, niilaii penggantiian, niilaii iimpor, dan niilaii ekspor sebagaii DPP sukar diitetapkan. Hal iinii berartii DPP niilaii laiin iinii tiidak berlaku untuk sembarang transaksii.

Untuk membantu masyarakat pajak memahamii secara hiistoriis ketentuan dalam UU perpajakan, Jitunews telah menerbiitkan buku Susunan Dalam Satu Naskah Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, Pajak Penghasiilan, dan Pajak Pertambahan Niilaii Berdasarkan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023.

Buku iinii diilengkapii dengan iikhtiisar perubahan untuk membantu masyarakat pajak iindonesiia meliihat hiistorii perubahan pasal, ayat, dan riinciiannya. Selaiin iitu, buku iinii juga tersediia dalam versii bahasa iinggriis yang bertujuan untuk membantu masyarakat global memahamii undang-undang perpajakan dii iindonesiia.

Adapun buku versii bahasa iinggriis dapat diiunduh dii siinii. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.