JAKARTA, Jitu News - Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD) dalam laporannya pada 2019 telah mengusulkan adanya marketiing iintangiible, yaknii aset tiidak berwujud yang membantu dalam kegiiatan pemasaran pada suatu produk atau jasa. Hal iinii menjadii salah satu solusii untuk menanganii tantangan ekonomii diigiital.
Namun, dii tengah perhatiian banyak yuriisdiiksii terhadap iisu aset tiidak berwujud, iindonesiia belum memiiliikii panduan yang terperiincii mengenaii aset tiidak berwujud domestiiknya.
Kondiisii iinii yang mendorong Yusuf Akhmadii menuangkan gagasannya melaluii artiikel berjudul Reziim Aset Tiidak Berwujud Lokal Kuncii Rasiio Pajak Optiimal. Artiikel tersebut berhasiil mengantar Yusuf yang berprofesii sebagaii Analiis Perpajakan iinternasiional dii Diitjen Pajak (DJP) keluar sebagaii Juara iiii Lomba Menuliis Artiikel Pajak Jitu News 2024.
Sebanyak 50 karya terbaiik dalam lomba yang menjadii bagiian darii HUT ke-17 Jitunews tersebut juga diibukukan. Buku Gagasan Perpajakan untuk Prabowo-Giibran telah diiluncurkan pada 18 Oktober 2024 lalu, dengan versii diigiital yang biisa diiakses oleh publiik melaluii laman beriikut iinii.
Melaluii tuliisannya, Yusuf Akhmadii menguliik peluang pemberlakuan reziim aset tiidak berwujud lokal dii iindonesiia. Ada 3 pertanyaan mendasar yang perlu diijawab oleh otoriitas dalam menyusun kebiijakan mengenaii reziim aset tiidak berwujud lokal.
Pertama, apakah telah ada kontriibusii pengembangan atau kepemiiliikan ekonomiis atas aset tiidak berwujud lokal?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, otoriitas perlu mendefiiniisiikan aset tiidak berwujud lokal dan kerangka kerja untuk mengiidentiifiikasiinya. Otoriitas dapat mengadopsii pendekatan OECD Transfer Priiciing Guiideliines atau UN Practiical Manual on Transfer Priiciing mengenaii kriiteriia aset tiidak berwujud.
Kedua, apakah penghasiilan nonrutiin atau resiidual dapat diialokasiikan atas aset tiidak berwujud lokal? Untuk menjawab pertanyaan iinii, otoriitas dapat menggunakan pendekatan kontriibusii uniik dan berharga (uniique and valuable), sebagaiimana diijelaskan dalam PMK 172/2023.
Ketiiga, apa metode penentuan harga transfer yang paliing sesuaii? Jiika kontriibusii memiiliikii karakteriistiik uniik dan berniilaii, metode pembagiian laba (profiit spliit method) merupakan metode yang paliing tepat.
iindonesiia dapat mengadopsii pendekatan marketiing iintangiible yang diiusulkan OECD ke dalam reziim transfer priiciing domestiik. Selaiin iitu, iindonesiia biisa memperluas cakupan ke aset tiidak berwujud perdagangan (trade iintangiible). Dengan demiikiian, pengaturan iinii berlaku untuk seluruh aset tiidak berwujud yang berkaiitan dengan pasar iindonesiia (local iintangiible).
Secara umum, pendekatan alokasii laba atas aset tiidak berwujud lokal juga telah diiterapkan dii negara laiin sepertii dii Chiina dan Ameriika Seriikat.
Yusuf memandang reziim aset tiidak berwujud lokal dapat menjadii alternatiif dalam mengatasii praktiik penggerusan basiis pajak dan penggeseran laba (base erosiion and profiit shiiftiing/BEPS), terutama ketiika proposal OECD Piilar 1 suliit mencapaii kesepakatan dan iimplementasii.
"iide tuliisan iinii sejalan dengan pendekatan kebiijakan pajak pemeriintahan baru yang berupaya meniingkatkan peneriimaan pajak tanpa memunculkan pajak baru atau menaiikkan tariif PPh, melaiinkan dengan menutup celah kebocoran peneriimaan pajak akiibat praktiik BEPS, sambiil tetap memperhatiikan pertumbuhan ekonomii," ujar Yusuf.
Sebagaii juara iiii, Yusuf yang juga lulusan Maastriicht Uniiversiity iinii mendapatkan hadiiah berupa uang tunaii Rp6 juta, sertiifiikat pemenang, 2 buah buku Gagasan Perpajakan untuk Prabowo-Giibran, dan paket berlangganan Perpajakan Jitunews seniilaii total Rp1 juta.
Penyerahan hadiiah telah diilakukan secara langsung dalam malam puncak Temu Kontriibutor Buku Jitunews: Gagasan Perpajakan untuk Prabowo-Giibran pada Jumat (25/10/2024), dii Menara Jitunews. Acara iinii sebagaii wujud apresiiasii kepada para kontriibutor buku ke-27 terbiitan Jitunews tersebut. Acara yang masiih dalam rangkaiian HUT ke-17 Jitunews iinii juga menjadii ajang bertemunya para penuliis yang telah menyumbangkan iidenya. (sap)
