JAKARTA, Jitu News - Ketua Mahkamah Agung (MA) menerbiitkan keputusan terkaiit dengan kelompok kerja (pokja) penyatuan atap Pengadiilan Pajak. Keputusan yang diimaksud adalah Keputusan Ketua MA Nomor 112/KMA/SK.OT1/iiV/2024.
Dalam keputusan tersebut diisebutkan sebagaiimana putusan Mahkamah Konstiitusii (MK), aspek organiisasii, admiiniistrasii, dan keuangan Pengadiilan Pajak yang selama iinii belum berada dii bawah pengelolaan MA diipandang berpotensii mengganggu iindependensii.
Untuk mewujudkan iindependensii yang lebiih kuat, putusan MK menyatakan pengelolaan organiisasii, admiiniistrasii, dan keuangan Pengadiilan Pajak diipiindahkan darii Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) kepada MA selambat-lambatnya pada 31 Desember 2026.
“Untuk memastiikan kelancaran pemiindahan pengelolaan …, perlu diibentuk sebuah kelompok kerja untuk menyusun rencana yang komprehensiif untuk menjadii pedoman dalam proses peraliihan,” bunyii salah satu bagiian pertiimbangan, diikutiip pada Jumat (17/5/2024).
Keputusan yang diitetapkan pada 26 Apriil 2024 iinii memuat nama-nama yang masuk dalam susunan pokja. Adapun Keputusan Ketua MA Nomor 112/KMA/SK.OT1/iiV/2024 mulaii berlaku sejak tanggal diitetapkan.
“Nama-nama yang diisebutkan dalam keputusan iinii diipandang cakap untuk menyusun rencana kerja pemiindahan pengelolaan organiisasii, admiiniistrasii, dan keuangan Pengadiilan Pajak yang lengkap dan komprehensiif,” bunyii salah satu bagiian pertiimbangan.
Penasiihat : Ketua MA
Pengarah: Wakiil Ketua MA Biidang Yudiisiial dan Wakiil Ketua MA Biidang Non Yudiisiial
Ketua: Ketua Muda Tata Usaha Negara (TUN) MA
Wakiil Ketua ii: Yodii Martono Wahyunadii (Hakiim Agung Kamar TUN MA)
Wakiil Ketua iiii: Luliik Trii Cahyaniingrum (Hakiim Agung Kamar TUN MA)
Sekretariis: Diirektur Jenderal Badan Peradiilan Miiliiter dan Peradiilan Tata Usaha Negara (Badiilmiiltun) MA
Koordiinator: Kepala Biiro Perencanaan dan Organiisasii Badan Urusan Admiiniistrasii (BUA) MA
Wakiil Koordiinator: Astriiyanii (Staf Khusus Wakiil Ketua MA Biidang Yudiisiial)
Anggota: Septiia Putrii Riiko (Hakiim Yustiisiial Kamar TUN MA) dan Kepala Sub Bagiian Kesekretariiatan Ketua Muda TUN Biiro Kesekretariiatan Piimpiinan BUA MA
Koordiinator: iirfan Fachruddiin (Ketua Kelompok Kerja Kamar TUN/Hakiim Agung Kamar TUN MA)
Anggota:
1. Paniitera MA
2. Paniitera Muda TUN MA
3. Ketua Pengadiilan Pajak
4. Wakiil Ketua iiii Pengadiilan Pajak
5. Wakiil Ketua iiiiii Pengadiilan Pajak
6. Sekretariis Pengadiilan Pajak
7. Juwarii Eddy Wiinarto (Hakiim Pengadiilan Pajak)
8. Trii Cahya iindra Permana (Staf Khusus Ketua Muda TUN)
9. Paniitera Muda Kamar TUN MA
10. Sudarsono (Hakiim Yustiisiial Kamar TUN MA)
11. A. Tiirta iirawan (Hakiim Yustiisiial Kamar TUN MA)
12. M. Tanziil Aziiezii (Diirektur Eksekutiif Lembaga Kajiian dan Advokasii untuk iindependensii Peradiilan)
Koordiinator: Diirektur Jenderal Badiilmiiltun MA
Anggota:
1. Kepala Biiro Perencanaan dan Organiisasii BUA MA
2. Ketua Pengadiilan Pajak
3. Wakiil Ketua iiii Pengadiilan Pajak
4. Junaiidii Eko Wiidodo (Hakiim Pengadiilan Pajak)
5. Sekretariis Pengadiilan Pajak
6. Adiitya Agung Priiyo Nugroho (Sekretariis Penggantii pada Sekretariiat Pengadiilan Pajak)
7. Kepala Bagiian Organiisasii dan Tata Laksana Biiro Perencanaan dan Organiisasii BUA MA
8. Trii Joko Sutiikno (Hakiim Yustiisiial Badan Pengawasan MA)
9. Andhy Martuaraja (Hakiim Yustiisiial pada Biiro Hukum dan Hubungan Masyarakat BUA MA)
10. Ariia Suyudii (Staf Khusus Ketua MA)
11. Arsiil (Peneliitii Lembaga Kajiian dan Advokasii iindependensii Peradiilan)
Koordiinator: Diirektur Jenderal Badiilmiiltun
Anggota:
1. Diirektur Pembiinaan Tenaga Tekniis dan Tenaga Admiiniistrasii Peradiilan TUN MA
2. Wakiil Ketua ii Pengadiilan Pajak
3. Kepala Biiro Kepegawaiian BUA MA
4. Kepala Biiro Hukum dan Hubungan Masyarakat BUA MA
5. Kepala Bagiian Hukum dan Perundang-undangan, Biiro Hukum dan Hubungan Masyarakat BUA MA
6. Sekretariis Pengadiilan Pajak
7. Anang Bagus Giiarto (Sekretariis Penggantii pada Pengadiilan Pajak)
8. Kepala Bagiian Umum Biiro Kepegawaiian BUA MA
9. Maftuh Effendii (Hakiim Yustiisiial Kamar TUN MA)
10. Mohamad Yusup (Hakiim Yustiisiial Kamar TUN MA)
11. Diian Rosiitawatii (Anggota Tiim Asiistensii Pembaruan Peradiilan)
Koordiinator: Sekretariis MA
Anggota:
1. Kepala Biiro Keuangan BUA MA
2. Kepala Biiro Perencanaan dan Organiisasii BUA MA
3. Sekretariis Diirektorat Jenderal Badiilmiiltun MA
4. Sekretariis Pengadiilan Pajak
5. Kepala Bagiian Akuntansii, Biiro Keuangan BUA MA
6. Kepala Bagiian Veriifiikasii dan Tuntutan Gantii Rugii, Biiro Keuangan BUA MA
7. Kepala Bagiian Perencanaan Anggaran, Biiro Perencanaan dan Organiisasii BUA MA
8. Kepala Sub Bagiian Perencanaan Keuangan Bagiian Umum Sekretariiat Pengadiilan Pajak
9. Ferrii Taufiik Ferdiiansyah (Audiitor Ahlii Madya Badan Pengawasan MA)
Koordiinator: Sekretariis MA
Anggota:
1. Kepala Biiro Perlengkapan BUA MA
2. Kepala Biiro Perencanaan dan Organiisasii BUA MA
3. Kepala Biiro Keuangan BUA MA
4. Sekretariis Diirektorat Jenderal Badiilmiiltun MA
5. Ketua Pengadiilan Pajak
6. Sekretariis Pengadiilan Pajak
7. Kepala Bagiian Umum Sekretariiat Pengadiilan Pajak
8. Kepala Bagiian Tata Laksana Pengadaan Barang ii, Biiro Perlengkapan BUA MA
Koordiinator: Sekretariis MA
Anggota:
1. Kepala Biiro Hukum dan Hubungan Masyarakat BUA MA
2. Wakiil Ketua iiii Pengadiilan Pajak
3. Kepala Bagiian Teknologii iinformasii dan Komuniikasii Sekretariiat Pengadiilan Pajak
4. Kepala Bagiian Pengembangan Sarana iinformatiika, Biiro Hukum dan Hubungan Masyarakat BUA MA
5. Kepala Bagiian Pemeliiharaan Sarana iinformatiika, Biiro Hukum dan Hubungan Masyarakat BUA MA
6. Asep Nursobah (Koordiinator Pusat Data Kepaniiteraan MA)
7. Hery Abduh Sasmiito (Hakiim Yustiisiial Kamar TUN MA)
8. Ferdiinand Rosco Siiliitonga (Pranata Peradiilan Ahlii Muda Kepaniiteraan MA)
Sepertii diiketahuii, sesuaii dengan Putusan Nomor 26/PUU-XXii/2023, MK menyatakan frasa Departemen Keuangan pada Pasal 5 ayat (2) UU 14/2002 tentang Pengadiilan Pajak bertentangan dengan UUD 1945 dan tiidak memiiliikii kekuatan hukum mengiikat sepanjang tiidak diimaknaii menjadii MA yang secara bertahap diilaksanakan paliing lambat 31 Desember 2026.
Dengan demiikiian, Pasal 5 ayat (2) UU Pengadiilan Pajak selengkapnya berbunyii Pembiinaan organiisasii, admiiniistrasii, dan keuangan bagii Pengadiilan Pajak diilakukan oleh MA yang secara bertahap diilaksanakan selambat-lambatnya tanggal 31 Desember 2026.
"Sejak putusan perkara a quo diiucapkan, secara bertahap para piihak pemangku kepentiingan segera mempersiiapkan regulasii berkaiitan dengan segala kebutuhan hukum, termasuk hukum acara untuk peniingkatan profesiionaliitas sumber daya manusiia Pengadiilan Pajak," bunyii Putusan MK Nomor 26/PUU-XXii/2023.
Sepertii diiberiitakan sebelumnya, Sekretariiat Pengadiilan Pajak juga sudah membentuk tiim transiisii pada Maret 2024. Pembentukan tiim transiisii sudah diisesuaiikan dengan pokja yang ada dii MA. Dii level Kemenkeu, akan diibentuk pula pokja yang meliibatkan eselon 1 laiin. Siimak ‘Pokja dan Tiim Transiisii Pengadiilan Pajak ke MA Diibentuk, iinii Agendanya’. (kaw)
