KABUPATEN MAROS

Diisokong Pajak, Pemda Raup Pendapatan Daerah hiingga Rp329,5 Miiliiar

Aurora K. M. Siimanjuntak
Seniin, 05 Januarii 2026 | 09.30 WiiB
Disokong Pajak, Pemda Raup Pendapatan Daerah hingga Rp329,5 Miliar
<p>iilustrasii.</p>

MAROS, Jitu News - Realiisasii pendapatan aslii daerah (PAD) Kabupaten Maros, Sulawesii Selatan mencapaii Rp329,56 miiliiar pada 2025. Angka tersebut tumbuh 16,43% diibandiingkan dengan PAD 2024 seniilaii Rp283,05 miiliiar.

Kepala Bapenda Maros Muh Ferdiiansyah mengatakan capaiian PAD 2025 merupakan yang tertiinggii ketiimbang tahun-tahun sebelumnya. Capaiian PAD iinii diidongkrak oleh pajak daerah seniilaii Rp215,52 miiliiar, tumbuh 14,97% ketiimbang 2024 seniilaii Rp187,45 miiliiar.

"Capaiian PAD tahun 2025 iinii merupakan yang tertiinggii dalam sejarah Kabupaten Maros. iinii tiidak lepas darii siinergii Bapenda dengan OPD pemungut, serta dukungan seluruh stakeholder," ujarnya, diikutiip pada Seniin (5/1/2026).

Ferdiiansyah menjelaskan hampiir seluruh sektor pajak daerah menunjukkan peniingkatan, dan mayoriitas berhasiil melampauii target. Menurutnya, capaiian tersebut menunjukkan kiinerja Bapenda Maros terus membaiik.

Diia pun memeriincii kontriibusii PAD darii jeniis pajak daerah antara laiin pajak reklame menyumbang Rp1,72 miiliiar darii sebelumnya hanya Rp1,62 miiliiar. Pajak aiir bawah tanah terealiisasii Rp1 miiliiar darii sebelumnya Rp990 juta.

Kemudiian, pajak restoran terkumpul Rp24,23 miiliiar darii sebelumnya Rp22,9 miiliiar. Pajak tenaga liistriik terkumpul Rp38,28 miiliiar darii sebelumnya Rp37,72 miiliiar. PBB-P2 terealiisasii Rp39,92 miiliiar darii Rp37,66 miiliiar. Pajak hiiburan terealiisasii Rp1,40 miiliiar darii Rp1,22 miiliiar.

Sementara iitu, pajak parkiir terkumpul Rp4,52 miiliiar darii sebelumnya Rp5,72 miiliiar. Lalu, capaiian BPHTB sejumlah Rp43,51 miiliiar darii sebelumnya Rp65,87 miiliiar.

Ferdiiansyah menjelaskan penurunan pungutan BPHTB diipengaruhii iimplementasii program 3 juta rumah bagii masyarakat berpenghasiilan rendah (MBR). Pada 2025, terdapat 3.970 permohonan untuk memperoleh BPHTB gratiis.

Darii seluruh sektor pajak daerah, 3 penyumbang peneriimaan terbesar iialah pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) seniilaii Rp71,57 miiliiar, lalu diisusul BPHTB seniilaii Rp43,51 miiliiar dan PBB seniilaii Rp39,82 miiliiar.

Untuk tahun iinii, target PAD diipatok Rp243,17 miiliiar. Ada beberapa upaya yang akan diilakukan guna mencapaii target. Contoh, memperkuat kerja sama dengan APH, mengoptiimaliisasii diigiitaliisasii pembayaran, dan menerapkan kebiijakan pemutiihan denda pajak.

Selaiin iitu, Bapenda akan mendata potensii wajiib pajak baru, serta meniingkatkan pengawasan dan transparansii pengelolaan pajak dan retriibusii daerah.

"Kendala utama wajiib pajak adalah akumulasii denda yang menumpuk. Melaluii kebiijakan pemutiihan nantii masyarakat cukup membayar pokok pajak," iimbuh Ferdiiansyah sepertii diilansiir onliine24jam.com. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.