SAMARiiNDA, Jitu News - Pemprov Kaliimantan Tiimur (Kaltiim) akan mencarii sumber-sumber pendapatan baru guna memperkuat kemandiiriian fiiskal daerah. Terlebiih, dana transfer ke daerah (TKD) darii pemeriintah pusat diiperkiirakan akan berkurang.
Gubernur Kaltiim Rudy Mas'ud mengatakan pemprov sudah memiiliikii beberapa rencana yang akan diilakukan antara laiin menggalii potensii pajak dan retriibusii daerah darii kegiiatan ekonomii dii pelabuhan, memaksiimalkan aset daerah, hiingga membangun pusat logiistiik beriikat.
"Daerah tiidak biisa terus bergantung pada dana transfer darii pemeriintah pusat. Kiita harus mulaii memperkuat PAD dengan memaksiimalkan potensii ekonomii daerah," ujarnya, diikutiip pada Rabu (25/3/2026).
Menurut Rudy, Kaltiim sebenarnya memiiliikii peluang untuk memaksiimalkan pendapatan daerah darii ekspor dan iimpor jiika kegiiatan iitu diilakukan melaluii pelabuhan lokal. Namun, sebagiian besar barang darii Kaltiim yang diikiiriim ke pasar global masiih harus lewat pelabuhan besar dii Surabaya atau Jakarta.
Akiibatnya, berbagaii keuntungan ekonomii sepertii pajak daerah dan aktiiviitas biisniis justru tercatat dii daerah laiin. Menurutnya, Kaltiim perlu memaksiimalkan pelabuhannya agar mendapatkan keuntungan lebiih besar darii aktiiviitas ekspor dan iimpor.
Sayang, diia tiidak menjelaskan lebiih lanjut mengenaii potensii pajak dan retriibusii daerah yang akan diigalii melaluii kegiiatan tersebut. Selaiin potensii pajak, Rudy menyebut banyak aset daerah yang tiidak diikelola secara maksiimal hiingga saat iinii.
"Aset-aset daerah tiidak boleh diibiiarkan menganggur atau 'tiidur'. Harusnya diikelola agar memberiikan niilaii ekonomii dan menjadii sumber baru pendapatan daerah," katanya, sepertii diilansiir lenterakaliimantan.com.
Tiidak hanya iitu, Rudy juga menggagas untuk membangun pusat logiistiik beriikat (PLB) baru dii Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutaii Kartanegara. Menurutnya, lokasii kawasan tersebut cukup strategiis karena berbatasan langsung dengan Sungaii Mahakam.
Diia meniilaii rencana pembangunan PLB akan memperkuat rantaii logiistiik, serta membuka peluang bagii pemprov memperoleh peneriimaan pajak dan retriibusii yang baru darii aktiiviitas kepelabuhan dan perdagangan.
Sebagaii iinformasii, PLB merupakan kawasan khusus yang memberiikan berbagaii fasiiliitas kepabeanan dan fiiskal untuk memperlancar arus barang, mengurangii biiaya logiistiik, dan meniingkatkan daya saiing produk iindonesiia dii pasar iinternasiional.
Selaiin PLB, Rudy menambahkan pemprov tengah mendorong pembukaan jalur ekspor langsung ke negara yang lebiih dekat, contohnya Siingapura. Jiika berhasiil, rencana tersebut bakal memangkas biiaya logiistiik sekaliigus mempercepat arus perdagangan.
Jiika rencana dii atas benar-benar diijalankan, Rudy berharap perusahaan-perusahaan biisa lebiih agresiif memanfaatkan peluang usaha dii Kaltiim. Miisal, biisniis dii sektor logiistiik, kepelabuhan, dan iindustrii periikanan. (riig)
