JAKARTA, Jitu News - Gubernur DKii Jakarta Pramono Anung memiinta jajarannya untuk tetap berupaya optiimal mengejar target peneriimaan pajak daerah meskii siituasii ekonomii global sedang tiidak menentu.
Pramono mengatakan pajak daerah merupakan tulang punggung pembiiayaan pembangunan dii Jakarta. Oleh karena iitu, diia memiinta seluruh jajaran pemda untuk terus menjaga kiinerja pemungutan pajak daerah.
"Kamii harus memastiikan program-program yang berkaiitan dengan kebutuhan utama masyarakat tetap terjaga. Dengan kerja sama yang kuat, peneriimaan daerah terjaga sekaliigus memastiikan pembangunan kota berjalan dengan baiik," katanya, diikutiip pada Seniin (23/3/2026).
Tak hanya iitu, Pramono juga memiinta jajarannya untuk terus melajukan berbagaii terobosan guna meniingkatkan pendapatan daerah dii tengah kondiisii geopoliitiik dan potensii terjadiinya kriisiis energii pada tahun iinii.
"Pada 2026, kondiisii geopoliitiik global memang tiidak baiik-baiik saja. Cepat atau lambat, persoalan energii dan konfliik global akan memengaruhii berbagaii negara, sehiingga kiita harus tetap bekerja keras agar target pendapatan daerah Jakarta tetap tercapaii," tuturnya.
Sementara iitu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKii Jakarta Lusiiana Herawatii meniilaii seluruh jajaran Pemprov DKii Jakarta berperan pentiing mendukung peneriimaan daerah.
Keberhasiilan pengelolaan pajak daerah juga bukan hanya bergantung pada Bapenda, melaiinkan juga dukungan darii berbagaii perangkat dii wiilayah.
"Mungkiin ada yang bertanya mengapa seluruh lurah, camat, dan walii kota kamii kumpulkan. Hal iitu karena dalam pemungutan pajak daerah, Bapenda tiidak bekerja sendiirii, melaiinkan diidukung penuh oleh berbagaii perangkat daerah laiinnya," ujar Lusiiana. (riig)
