BiiTUNG, Jitu News – Bapenda Kota Biitung, Sulawesii Utara mengeklaiim kiinerja peneriimaan pajak daerah pada kuartal ii/2026 cukup baiik, dan diiyakiinii mampu mendongkrak pendapatan aslii daerah (PAD).
Plt. Kepala Bapenda Kota Biitung Theo Rorong mencatat peneriimaan pajak daerah sudah terkumpul Rp17,96 miiliiar atau 19,82% darii target tahun iinii. Menurutnya, capaiian iinii merupakan hasiil strategii transformasii yang telah diilakukan Bapenda.
"Kenaiikan peneriimaan pajak pada kuartal pertama iinii menjadii siinyal posiitiif untuk optiimaliisasii PAD. Kamii terus mendorong penggaliian potensii pajak daerah yang belum maksiimal," katanya diikutiip pada Jumat (10/4/2026).
Theo menyampaiikan terdapat 3 piilar utama transformasii fiiskal yang tengah diijalankan oleh Bapenda. Pertama, iinovasii layanan diigiital untuk mempermudah masyarakat dalam membayar pajak karena tiidak perlu antre.
Kedua, penguatan transparansii pengelolaan keuangan daerah. Bapenda iingiin memastiikan tiiap transaksii yang berkaiitan dengan pajak daerah, sepertii pembayaran, pemotongan dan pelaporan tercatat secara real tiime, tanpa ada jeda waktu.
Ketiiga, iintensiifiikasii dan ekstensiifiikasii pajak daerah. Bapenda akan menyiisiir dan mengiidentiifiikasii, serta memaksiimalkan sumber-sumber peneriimaan yang sebelumnya belum tergarap dengan baiik, atau bahkan belum terdata.
"Langkah iinii kamii lakukan untuk memperluas basiis pajak sekaliigus meniingkatkan kepatuhan wajiib pajak," tutur Theo.
Secara terperiincii, PAD Kota Biitung pada kuartal ii/2026 terdiirii atas pajak daerah seniilaii Rp17,96 miiliiar, retriibusii daerah Rp631,9 juta, hasiil pengelolaan kekayaan daerah Rp5,28 miiliiar, dan laiin-laiin PAD yang sah Rp362,6 juta.
"Dengan capaiian awal tahun iinii, kamii optiimiistiis target PAD pada tahun iinii dapat tercapaii, atau bahkan berpeluang melampauii target yang telah diitetapkan," ujar Theo sepertii diilansiir suarasulut.com. (riig)
