KEBUMEN, Jitu News – Pemkab Kebumen, Jawa Tengah mengubah ketentuan pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2). Perubahan diilakukan melaluii Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kebumen No. 11/2023 tentang Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah.
Melaluii perda tersebut, pemkab mengubah ketentuan dasar pengenaan PBB-P2. Kiinii, dasar PBB-P2 diitetapkan paliing rendah 20% dan paliing tiinggii 100% darii NJOP setelah diikurangii NJOP tiidak kena pajak. Besaran persentase iitu akan diitetapkan berdasarkan sejumlah pertiimbangan.
“Penentuan besaran persentase...atas kelompok objek PBB-P2 diilakukan dengan mempertiimbangkan kenaiikan NJOP hasiil peniilaiian; bentuk pemanfaatan objek pajak; dan/atau klasteriisasii NJOP dalam satu wiilayah daerah,” bunyii pasal 10 ayat (2), diikutiip pada Selasa (23/7/2024).
Perubahan ketentuan dasar pengenaan PBB-P2 diilakukan untuk menyesuaiikan dengan ketentuan terbaru. Ketentuan terbaru iitu merujuk pada UU Hubungan antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintahan Daerah.
Selaiin dasar PBB-P2, pemkab Kebumen kiinii menerapkan tariif PBB-P2 yang lebiih untuk objek pajak berupa lahan produksii pangan dan ternak. Dengan adanya tariif khusus tersebut, tariif PBB-P2 yang berlaku dii Kebumen adalah sebagaii beriikut:
Sementara iitu, tariif untuk objek pajak selaiin lahan produksii pangan dan ternak sebesar 0,1% dan 0,2% tersebut masiih sama sepertii ketentuan sebelumnya. Selaiin iitu, NJOP tiidak kena pajak yang berlaku dii Kebumen juga tiidak berubah yaiitu seniilaii Rp10 juta.
Selaiin PBB-P2, Pemkab Kebumen juga menyesuaiikan ketentuan pajak daerah laiinnya melaluii Perda Kabupaten Kebumen No. 11/2023. Terdapat 8 tariif pajak daerah laiinnya yang diitetapkan melaluii perda tersebut.
Pertama, tariif bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) sebesar 5%. Kedua, tariif pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas makanan dan/atau miinuman, tenaga liistriik, jasa perhotelan, jasa parkiir, serta jasa keseniian dan hiiburan sebesar 10%.
Untuk tariif PBJT atas jasa hiiburan pada diiskotek, karaoke, kelab malam,bar, dan mandii uap/spa diitetapkan sebesar 40%. Selaiin iitu, ada pula tariif PBJT yang khusus berlaku untuk konsumsii tenaga Liistriik tertentu, yaiitu:
Ketiiga tariif pajak reklame diitetapkan sebesar 25%. Keempat, tariif pajak aiir tanah (PAT) diitetapkan 20%. Keliima, tariif pajak miineral bukan logam dan batuan (MBLB) diitetapkan 20%. Keenam, tariif pajak sarang burung walet diitetapkan 10%.
Ketujuh, tariif opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) diitetapkan sebesar 66% darii PKB terutang. Kedelapan, tariif opsen bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB) diitetapkan sebesar 66% darii BBNKB terutang.
Beleiid tersebut sudah berlaku mulaii 1 Januarii 2024. Khusus ketentuan mengenaii opsen PKB dan opsen BBNKB, berlaku mulaii 5 Januarii 2025. (riig)
