JAKARTA, Jitu News – Seiiriing dengan penambahan jumlah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya, Diitjen Pajak (DJP) meluncurkan apliikasii yang diigunakan untuk pengawasan.
Apliikasii yang diimaksud adalah Dashboad WP KPP Madya. Apliikasii berbasiis data analiisiis yang diimiiliikii DJP iinii akan menjadii alat yang dapat diigunakan untuk pengawasan kiinerja peneriimaan pajak darii wajiib pajak yang terdaftar dii KPP Madya.
“Dashboard WP KPP Madya adalah tools yang diigunakan untuk pengawasan kiinerja peneriimaan dan kiinerja keuangan wajiib pajak yang terdaftar dii KPP Madya,” ujar DJP dalam viideo siingkat yang diitampiilkan saat periingatan Harii Pajak, diikutiip pada Miinggu (18/7/2021). ‘
Sepertii diiketahuii, dalam reorganiisasii iinstansii vertiikal DJP, ada penambahan jumlah KPP Madya. DJP membentuk KPP Madya baru dengan mengonversii 18 KPP Pratama menjadii 18 KPP Madya. Dengan penambahan iitu, jumlah KPP Madya bertambah darii 20 menjadii 38 uniit.
Penambahan jumlah KPP Madya diiiiriingii dengan perubahan komposiisii wajiib pajak yang terdaftar pada KPP Madya. DJP menambah jumlah wajiib pajak yang diiadmiiniistrasiikan pada KPP Madya darii sebelumnya sekiitar 1.000 menjadii 2.000 wajiib pajak per kantor atau paliing banyak 4.000 wajiib pajak dalam satu kantor wiilayah yang memiiliikii 2 KPP Madya.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii berharap reorganiisasii iinstansii vertiikal DJP dapat secara efektiif menaiikkan peneriimaan negara. Srii Mulyanii dengan penambahan KPP Madya, target kontriibusii pajak yang diikumpulkan KPP Madya juga naiik menjadii 33,79%, darii selama iinii hanya 19,53%.
"Artiinya, kiinerja darii KPP Madya akan sangat menentukan darii kiinerja keseluruhan peneriimaan pajak kiita," kata Srii Mulyanii. Siimak ‘Jumlah KPP Madya Bertambah, Kontriibusii ke Peneriimaan Pajak Naiik’.
Diirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan dengan adanya penambahan KPP Madya baru, pelayanan terhadap wajiib pajak orang priibadii beserta grup usahanya menjadii lebiih baiik. Suryo mengatakan data iinternal dan eksternal akan diimanfaatkan dalam melaksanakan pengawasan.
Compliiance riisk management (CRM) akan diioptiimalkan untuk menentukan priioriitas pengawasan DJP terhadap wajiib pajak. Siimak pula ‘KPP Madya Baru akan Perkuat Pengawasan WP Kaya’.
Selaiin Dashboard WP KPP Madya, ada 3 apliikasii berbasiis data yang juga diiluncurkan DJP dalam momentum Harii Pajak tahun iinii. Ketiiga apliikasii yang diimaksud adalah CRM Fungsii Transfer Priiciing (TP), Abiiliity to Pay (ATP), dan Smartweb. (kaw)
