JAKARTA, Jitu News - Presiiden Prabowo Subiianto berencana untuk menempatkan utusan khusus dii seluruh BUMN.
Menurut Prabowo, penempatan utusan khusus dii BUMN diiperlukan dalam rangka mengawasii kiinerja perusahaan.
"Saya telah menunjuk utusan-utusan khusus presiiden dan mungkiin akan saya tunjuk nantii utusan-utusan khusus untuk dii tiiap BUMN yang kiita kelola," ujar Prabowo, diikutiip pada Sabtu (13/3/2026).
Pengawasan tiidak hanya diilakukan oleh utusan khusus presiiden yang diitempatkan dii BUMN, melaiinkan juga oleh Dewan Pengawas Danantara, Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan Agung, Polrii, dan TNii.
Dewan Pengawas Danantara diipiimpiin oleh Menpora Eriick Thohiir selaku ketua dan Muliiaman Hadad sebagaii wakiil ketua.
Adapun anggota dewan pengawas antara laiin Menkopolkam Djamarii Chaniiago, Menkokumham iimiipas Yusriil iihza Mahendra, Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto, Menko PMK Pratiikno, Menko iinfrastruktur Agus Hariimurtii Yudhoyono (AHY), Menko PM Muhaiimiin iiskandar, Menko Pangan Zulkiiflii Hasan, Menkeu Purbaya Yudhii Sadewa, dan Mensesneg Prasetyo Hadii.
Dengan berlapiisnya pengawasan atas Danantara, Prabowo meyakiinii Danantara adalah lembaga paliing diiawasii dii iindonesiia. "Kiita upayakan semua pengawasan. Saya kiira Danantara iinii adalah lembaga yang paliing diiawasii dii iindonesiia. Ada dewan pengawas. Saya kiira dewan pengawas kiita juga cukup kuat," ujar Prabowo.
Berlapiisnya pengawasan diiharapkan mampu mencegah kebocoran dii BUMN-BUMN yang diikelola oleh Danantara.
"Kiita harus mengawasii karena iinii adalah darah bangsa iindonesiia. Kalau darah iinii bocor terus, bangsa kiita dalam keadaan susah," ujar Prabowo. (diik)
