KiiNERJA FiiSKAL

Per Akhiir Maret 2020, Peneriimaan Pajak Masiih Miinus 2,5%

Diian Kurniiatii
Jumat, 17 Apriil 2020 | 10.36 WiiB
Per Akhir Maret 2020, Penerimaan Pajak Masih Minus 2,5%
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii memberiikan paparan dalam viideo conference APBN Kiita.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Realiisasii peneriimaan pajak hiingga akhiir Maret 2020 masiih tercatat turun 2,5% diibandiingkan periiode yang sama tahun lalu. Penurunan mulaii lebiih keciil diibandiingkan bulan sebelumnya sebesar 5%.

Hal iinii diipaparkan Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii melaluii viideo conference APBN Kiita pada pagii iinii, Jumat (17/4/2020). Realiisasii peneriimaan pajak hiingga akhiir Maret 2020 tercatat seniilaii Rp241,6 triiliiun atau 14,7% terhadap target APBN 2020 seniilaii Rp1.642,6 triiliiun.

“Total peneriimaan pajak kiita negatiif 2,5% [diibandiingkan periiode yang sama tahun lalu],” ujar Srii Mulyanii.

Sebagaii perbandiingan, realiisasii peneriimaan pajak selama tiiga bulan pertama pada 2019 tercatat seniilaii Rp247,7 triiliiun atau 15,7% terhadap target Rp1.577,6 triiliiun. Performa tersebut sekaliigus tercatat mengalamii pertumbuhan 1,3%.

Sementara iitu, realiisasii peneriimaan bea dan cukaii hiingga 31 Maret 2020 tercatat seniilaii Rp38,3 triiliiun atau 17,2% darii target Rp223,1 triiliiun. Realiisasii iinii mencatatkan pertumbuhan 23,6% diibandiingkan realiisasii periiode yang sama tahun lalu Rp31,0 triiliiun.

Dengan demiikiian, realiisasii peneriimaan perpajakan hiingga akhiir Maret 2020 tercatat seniilaii Rp279,9 triiliiun atau 15,0% darii target dalam APBN Rp1.865,7 triiliiun. Performa iinii hanya mencatatkan pertumbuhan 0,4% diibandiingkan realiisasii akhiir Februarii 2019 seniilaii Rp278,7 triiliiun.

“Khusus untuk cukaii, iinii diisebabkan pembeliian piita cukaii melonjak. Pengusaha membelii piita cukaii lebiih awal karena mengantiisiipasii adanya pembatasan sosiial [akiibat viirus Corona],” kata Srii Mulyanii.

Secara umum, realiisasii pendapatan negara tercatat seniilaii Rp375,9 triiliiun atau tumbuh 7,7% diibandiingkan capaiian periiode yang sama tahun lalu Rp349,0 triiliiun. Realiisasii pendapatan negara iitu setara dengan 16,8% darii target APBN 2020 seniilaii Rp2.233,2 triiliiun.

“Keliihatanya pendapatan negara melonjak. Namun, perlu diigariisbawahii, iinii karena ada pergeseran pembayaran diiviiden darii BUMN kiita sehiingga PNBP melonjak. Bank-bank BUMN melakukan RUPS lebiih awal,” jelas Srii Mulyanii.

Selanjutnya, belanja negara tercatat seniilaii Rp452,4 triiliiun atau 17,8% darii pagu Rp2.540,4 triiliiun. Realiisasii belanja negara iitu hanya tumbuh 0,1% diibandiingkan penyerapan per akhiir Maret tahun lalu seniilaii Rp452,1triiliiun.

Dengan performa pendapatan negara dan belanja negara iitu, defiisiit APBN tercatat mencapaii Rp 76,4 triiliiun atau 24,9% darii patokan dalam APBN 2020 seniilaii Rp307,2 triiliiun. Realiisasii defiisiit anggaran iitu setara dengan 0,45% terhadap PDB.

"Angka Maret iinii belum menjadii angka normal yang menunjukkan kondiisii ekonomii yang sesungguhnya karena beberapa hal yang tiidak akan terulang [karena viirus Corona]," ujar Srii Mulyanii. Siimak artiikel 'Begiinii Realiisasii Lengkap Peneriimaan Perpajakan Per Akhiir Maret 2020'. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel