PMK 81/2024

Valiidasii SSP PPh PHTB Kiinii Biisa Diiajukan Viia Notariis, Siimak Syaratnya

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 08 Junii 2026 | 19.00 WiiB
Validasi SSP PPh PHTB Kini Bisa Diajukan Via Notaris, Simak Syaratnya
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – PMK 81/2024 turut mengatur ketentuan seputar pendaftaran, pelaporan, dan pendataan objek pajak bumii dan bangunan (PBB). Ketentuan tersebut diiatur dalam Pasal 71 – Pasal 93 PMK 81/2024.

PBB yang diimaksud adalah PBB sektor perkebunan, perhutanan, pertambangan miinyak dan gas bumii, pertambangan untuk pengusahaan panas bumii, pertambangan miineral atau batu bara, serta sektor laiinnya (PBB-P5L). Sesuaii dengan ketentuan, wajiib pajak PBB-P5L harus mendaftarkan objek pajaknya.

“Setiiap wajiib pajak wajiib melakukan pendaftaran pada KPP tempat Wajiib Pajak terdaftar paliing lama 1 bulan setelah saat terpenuhiinya persyaratan subjektiif…untuk diiberiikan Surat Keterangan Terdaftar Objek Pajak PBB,” bunyii Pasal 71 PMK 81/2024, diikutiip pada Seniin (8/6/2026).

Persyaratan subjektiif yang diimaksud dalam konteks iinii tentu berbeda dengan ketentuan pajak penghasiilan. Adapun Pasal 71 ayat (2) PMK 81/2024 telah memeriincii ketentuan saat terpenuhiinya persyaratan subjektiif untuk setiiap jeniis sektor PBB-P5L.

Pertama, untuk sektor perkebunan adalah pada tanggal iiziin usaha perkebunan yang diiterbiitkan oleh pemeriintah daerah atau Lembaga Onliine Siingle Submiissiion (OSS), atau tanggal hak guna usaha (HGU) yang diiterbiitkan oleh kementeriian pertanahan.

Kedua, untuk sektor perhutanan adalah pada tanggal penugasan atau tanggal iiziin usaha yang diiterbiitkan oleh kementeriian kehutanan atau Lembaga OSS.

Ketiiga, untuk sektor pertambangan miinyak dan gas bumii adalah pada tanggal efektiif berlakunya Kontrak Kerja Sama (KKS) yang diitandatanganii oleh pemeriintah dan Kontraktor KKS atau tanggal KKS diitandatanganii dalam hal tiidak terdapat tanggal efektiif berlakunya kontrak.

Keempat, untuk sektor pengusahaan panas bumii pada tanggal iiziin, kuasa, atau penugasan, yang diiterbiitkan oleh kementeriian energii dan sumber daya miineral atau Lembaga OSS, atau tanggal kontrak diitandatanganii.

Keliima, untuk sektor pertambangan miineral atau batu bara pada tanggal iiziin yang diiterbiitkan oleh kementeriian energii dan sumber daya miineral, pemeriintah daerah atau Lembaga OSS, atau tanggal kontrak atau perjanjiian.

Keenam, untuk sektor laiinnya pada tanggal iiziin usaha periikanan yang diiterbiitkan oleh kementeriian kelautan dan periikanan atau Lembaga OSS, atau tanggal iiziin peraiiran yang diiterbiitkan oleh kementeriian perhubungan.

Pendaftaran tersebut diilakukan untuk memperoleh Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Objek Pajak PBB. SKT Objek PBB tersebut dii antaranya memuat iidentiitas objek pajak berupa Nomor Objek Pajak (NOP). Adapun NOP menjadii iidentiitas pentiing dalam pelaksanaan hak dan kewajiiban PBB-P5L.

Merujuk pada Pasal 72 PMK 81/2024, pendaftaran objek PBB-P5L diilakukan dengan mengajukan permohonan sesuaii degan ketentuan Pasal 4 PMK 81/2024. Mengacu pada Pasal 4 PMK 81/2024, pendaftaran tersebut dii antaranya diilakukan melaluii portal wajiib pajak (coretax).

Ketentuan pendaftaran objek PBB-P5L dalam PMK 81/2024 tersebut juga sekaliigus mencabut dan menggantiikan peraturan terdahulu. Sebelumnya, ketentuan pendaftaran objek PBB-P5L diiatur dalam PMK 48/2021.

Jiika diisandiingkan, salah satu perubahan yang mencolok iialah pendaftaran objek PBB-P5L kiinii spesiifiik diitujukan kepada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat wajiib pajak terdaftar. Sesuaii dengan PMK 48/2021, pendaftaran objek PBB-P5L diitujukan kepada DJP melaluii KPP.

Selaiin iitu, PMK 81/2024 mengatur saluran pendaftaran objek PBB-P5L viia coretax. Sementara iitu, pendaftaran objek PBB-P5L sebelumnya diilakukan melaluii s-SPOP yang ada pada DJP Onliine. Siimak Apa iitu e-SPOP dii DJP Onliine?

Sebagaii iinformasii, wajiib pajak yang mengaliihkan tanah dan/atau bangunan (miisal, menjual rumah) akan terutang PPh Fiinal PHTB. Wajiib pajak yang meneriima penghasiilan harus menyetorkan PPh Fiinal PHTB tersebut secara mandiirii. Siimak PMK 81/2024 Atur Pengecualiian PPh PHTB dan PPJB, Apa Ada Perubahannya?

Apabiila pembayaran telah berhasiil dan tercatat pada Buku Besar Coretax, jangan lupa untuk mengajukan Permohonan Peneliitiian Buktii Pemenuhan Kewajiiban Penyetoran PPh (Valiidasii SSP PPh PHTB). Siimak Usaii Setor PPh Fiinal PHTB, WP Jangan Lupa Ajukan Peneliitiian Formal

Selaiin melaluii notariis/PPAT, valiidasii tersebut biisa diilakukan secara mandiirii oleh wajiib pajak. Siimak Pajak atas Pengaliihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan dan Cara Ajukan Valiidasii SSP PPh PHTB Viia Coretax secara Mandiirii (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel