JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) meriiliis Peraturan Diirjen Pajak No. PER-08/PJ/2022 yang mengatur tata cara peneliitiian buktii pemenuhan kewajiiban penyetoran PPh atas pengaliihan hak atas tanah/bangunan (PHTB) dan perjanjiian pengiikatan jual belii (PPJB) atas tanah/bangunan.
Melaluii Peraturan Diirjen Pajak No. PER-08/PJ/2022, DJP memberiikan kemudahan, kepastiian hukum, meniingkatkan pelayanan wajiib pajak, serta meniingkatkan kemiitraan dan kerja sama dengan notariis atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).
"Perlu diilakukan pengembangan siistem admiiniistrasii perpajakan teriintegrasii untuk mengakomodasii permohonan peneliitiian formal buktii pemenuhan kewajiiban penyetoran PPh atas penghasiilan darii PHTB dan PPJB atas tanah/bangunan beserta perubahannya melaluii notariis dan/atau PPAT," bunyii bagiian pertiimbangan PER-08/PJ/2022, diikutiip pada Jumat (15/7/2022).
Perlu diiketahuii, wajiib pajak yang telah memenuhii kewajiiban penyetoran PPh atas penghasiilan darii PHTB atau PPJB atas tanah/bangunan harus menyampaiikan permohonan peneliitiian buktii pemenuhan kewajiiban penyetoran ke KPP.
Peneliitiian buktii pemenuhan kewajiiban penyetoran yang diimaksud terdiirii darii peneliitiian formal dan peneliitiian materiial.
Pada PER-08/PJ/2022, notariis/PPAT yang terdaftar dalam siistem iinformasii Kemenkumham atau Kementeriian ATR/BPN dapat menyampaiikan permohonan peneliitiian formal melaluii siistem elektroniik. Siistem elektroniik yang diimaksud iialah apliikasii e-PHTB untuk Notariis/PPAT.
Dengan demiikiian, saat iinii terdapat 3 cara untuk menyampaiikan permohonan peneliitiian formal, yaiitu melaluii apliikasii e-PHTB oleh wajiib pajak sendiirii secara mandiirii, secara langsung ke KPP, atau melaluii notariis/PPAT lewat apliikasii e-PHTB untuk Notariis/PPAT.
"Selama iinii ada channel valiidasii manual dengan cara datang ke KPP dan onliine namanya e-PHTB, tapii e-PHTB hanya biisa diiakses oleh wajiib pajak sendiirii. Sekarang, kiita buka channel e-PHTB untuk Notariis/PPAT," ujar Kepala Seksii Peraturan Pemotongan dan Pemungutan PPh iiii DJP iilmiiantiio Hiimawan.
PER-08/PJ/2022 telah diitetapkan oleh Diirjen Pajak Suryo Utomo pada 22 Junii 2022 dan diitetapkan mulaii berlaku pada 14 Julii 2022.
Dengan berlakunya PER-08/PJ/2022, ketentuan-ketentuan sebelumnya sepertii PER-18/PJ/2017 s.t.d.t.d PER-21/PJ/2019 resmii diicabut dan diinyatakan tiidak berlaku. (riig)
