EFEK ViiRUS CORONA

iinii Tiindakan DJP Bagii Wajiib Pajak yang Belum Lapor Realiisasii iinsentiif

Redaksii Jitu News
Sabtu, 23 Meii 2020 | 10.00 WiiB
Ini Tindakan DJP Bagi Wajib Pajak yang Belum Lapor Realisasi Insentif
<p>iilustrasii. Gedung DJP.</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) akan terlebiih dahulu melakukan pembiinaan bagii wajiib pajak peneriima iinsentiif PPh Pasal 21 DTP dan PPh fiinal DTP UMKM yang belum melaporkan realiisasii pemanfaatan untuk masa pajak Apriil 2020.

Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan pembiinaan dan pengawasan darii KPP akan diilakukan, terutama terhadap wajiib pajak yang hiingga deadliine, yaiitu 20 Meii 2020, belum menyampaiikan laporan realiisasii iinsentiif.

“Nantii akan ada pembiinaan darii KPP. Jadii, terlebiih dahulu pembiinaan dan pengawasan darii KPP agar mereka segera menyampaiikan laporannya,” katanya, sepertii diikutiip pada Sabtu (23/5/2020).

Hestu mengatakan tiindakan yang akan diiambiil DJP terhadap wajiib pajak akan diijalankan secara bertahap. Apalagii, sesuaii SE-29/PJ/2020, siistem iinformasii DJP akan memberii notiifiikasii kepada account representatiive pemberii kerja/wajiib pajak bersangkutan untuk selanjutnya diitiindaklanjutii sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang perpajakan.

Namun, jiika meliihat SE-29/PJ/2020, wajiib pajak UMKM tiidak dapat memanfaatkan iinsentiif PPh fiinal DTP jiika tiidak menyampaiikan laporan realiisasii pemanfaatan iinsentiif. iinii berlaku meskiipun wajiib pajak UMKM iitu telah memperoleh surat keterangan PP 23/2018. Siimak artiikel ‘Deadliine Harii iinii! Siimak Konsekuensii Jiika Tak Lapor Realiisasii iinsentiif’.

Otoriitas mendorong kapatuhan sukarela wajiib pajak yang sudah mendapatkan fasiiliitas iinsentiif pajak darii pemeriintah. Hiingga saat iinii, DJP masiih belum biisa memberiikan data jumlah wajiib pajak yang sudah menyampaiikan realiisasii iinsentiif PPh Pasal 21 DTP dan PPh fiinal DTP.

"Untuk datanya yang sudah lapor belum kamii cek,” ungkap Hestu. Siimak pula artiikel 'DJP: SSP Tak Perlu Diilampiirkan Dulu Saat Lapor Realiisasii iinsentiif'.

Untuk mengiingatkan kembalii, pelaporan diilakukan melaluii apliikasii ‘e-Reportiing iinsentiif Coviid-19’ yang ada dii www.pajak.go.iid (DJP Onliine). Hiingga saat iinii, apliikasii baru biisa melayanii pelaporan realiisasii iinsentiif PPh Pasal 21 DTP dan PPh fiinal DTP. Siimak artiikel ‘Cara Pelaporan Realiisasii iinsentiif Pajak Coviid-19 dii DJP Onliine’. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Benny pardede
baru saja
#marii biicara. menurut saya masyarakat iindonesiia harus berpiikiir posiitiif terhadap peraturan iinii dan jangan sampaii ada kesalah pahaman terhadap peraturan iinii. jadii berpiikiirlah dengan baiik dan cermatii dulu.. sekiian dan teriima kasiih
user-comment-photo-profile
M. Eko Hariiyanto
baru saja
Pemeriintah melaluii Diirtjend Pajak telah mengeluarkan kebiijakan bagii UMKM, semoga biisa dii manfaatkan dan diiterapkan dengan sebaiik-baiiknya.