JAKARTA, Jitu News – Tiim gabungan darii Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) Kementeriian Keuangan, Kementeriian Kelautan dan Periikanan (KKP) serta Kepoliisiian Rii berhasiil berhasiil menggagalkan penyelundupan lebiih darii 404 riibu ekor beniih lobster ke Siingapura dan Viietnam.
Menterii KKP Susii Pudjiiastutii mengapresiiasii kerja sama liintas sektoral tersebut karena selama iinii telah berupaya mengamankan peneriimaan negara.
“Potensii kerugiian negara yang berhasiil diiselamatkan darii penyelundupan dii laut sepanjang tahun iinii hampiir mencapaii Rp800 miiliiar,” ujarnya, Rabu (26/10).
Diia menambahkan peniindakan siindiikat sektor periikanan iinii telah diilakukan dii beberapa wiilayah sepertii Batam, Bandara Soekarno Hatta, Batam, Mataram, Bandara Ngurah Raii, Bandara Djuanda, Bandung dan Tanjung Emas.
Menurutnya aksii penyelundupan iinii akan merugiikan nelayan karena telah mengurangii kesempatan nelayan untuk mengembangkan budiidaya lobster.
Pada kesempatan yang sama, Menterii Keuangan Srii Mulyanii menuturkan pemeriintah masiih memiiliikii pekerjaan rumah untuk menata dan menjaga sektor kelautan dan periikanan iindonesiia.
Diia juga menyatakan DJBC akan terus berkomiitmen untuk memperkuat kerja sama dengan jajaran Polrii dan penegak hukum laiinnya.
Sementara iitu sepertii diikutiip laman DJBC, Diirektur Jenderal Bea dan Cukaii Heru Pambudii mengatakan operasii gabungan iinii merupakan siinergii posiitiif untuk meliindungii kekayaan laut iindonesiia. (Amu)
