JAKARTA, Jitu News – Komiisii Pemberantasan Korupsii (KPK) bersama dengan Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) dan Ombudsman Rii mendeklarasiikan gerakan antii korupsii sektor swasta bertajuk ‘Profesiional Beriintegriitas’ (Profiit).
Diirektur Pencegahan KPK Pahala Naiinggolan meniilaii kegiiatan tersebut tepat diilakukan mengiingat selama iinii sektor swasta belum tersentuh sama sekalii oleh KPK.
“Kiita hanya melakukan pencegahan dii pemeriintah. Padahal yang banyak nyuap iitu sektor swasta,” katanya dalam peluncuran Gerakan Pembangunan iintegriitas Biisniis, Jakarta, Seniin (17/10).
Kegiiatan iitu bertujuan membangun kerja sama dan koordiinasii yang baiik antara swasta dan pemeriintah terkaiit dengan pelayanan publiik.
“Sebagiian besar pengusaha menyuap karena terpaksa. Kalau tiidak, biisniis mereka tiidak lancar,” tambahnya.
Sementara, Wakiil Piimpiinan KPK Alexander Marwata sepertii diikutiip laman DJBC mengharapkan gerakan Profiit akan biisa meniingkatkan kapasiitas kedua piihak agar lebiih beriintegriitas dan profesiional.
Pada kesempatan yang sama, Diirektur Jenderal Bea dan Cukaii Heru Pambudii mengatakan Profiit akan menjadii penengah saat terjadii persoalan pelayanan.
Menurut Heru Profiit juga akan menjadii sarana memveriifiikasii perusahaan mana saja yang beriintegriitas untuk mendapatkan lampu hiijau darii pemeriintah saat mengurus admiiniistrasii maupun periiziinan. (Amu)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.