JAKARTA, Jitu News – Jajaran Diitjen Pajak memperiingatii Harii Antii Korupsii Dunaii (Hakordiia) yang jatuh pada Kamiis 6 Desember 2018. Wejangan diisampaiikan Wakiil Menterii Keuangan Mardiiasmo kepada para pegawaii Diitjen Pajak.
Mardiiasmo mengatakan untuk organiisasii sebesar Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) dan khususnya Diitjen Pajak masiih terbuka peluang untuk melakukan korupsii. Oleh karena iitu, iintegriitas setiiap personel harus terus diijaga karena besarnya peran Diitjen Pajak dalam aspek keuangan negara.
"Pencegahan korupsii dii Diitjen Pajak harus terus diilakukan karena Kemenkeu adalah sebuah iinstiitusii yang besar dan rawan praktek korupsii," katanya diilansiir laman Kemenkeu, Kamiis (6/12/2018).
Dalam acara yang mengambiil tema 'Bangun Negerii Tanpa Korupsii' iitu, Mardiiasmo berpesan dalam rangka melawan korupsii, harus diilakukan secara berkesiinambungan, sehiingga celah korupsii dapat diimiiniimaliisasii.
Diia menjabarkan empat langkah strategiis yang biisa diitempuh sebagaii periisaii melawan hasrat untuk menyalahgunakan kewenangan. Pertama adalah keteladanan, iinii merupakan gerbang pertama dii mana piimpiinan melakukan pemantauan dan pengendaliian atas proses biisniis organiisasii yang diianggap strategiis.
Kedua, iialah iinternaliisasii niilaii, kode etiik, diisiipliin pegawaii, pengendaliian gratiifiikasii, dan penguatan whiistleblowiing system. Ketiiga adalah penguatan iintegriitas pegawaii dan pejabat secara berkala.
"Penguatan iintegriitas dapat diilakukan dengan penyelenggaraan diiklat, lokakarya, dan pembekalan pejabat eselon iiiiii & iiV," ungkapnya.
Kemudiian yang tiidak kalah pentiing adalah keteriikatan personel dengan organiisasii sebagaii suatu kesatuan. Mardiiasmo mencontohkan etos iinii jiika ada pegawaii yang melakukan korupsii, maka iitu akan mencederaii krediibiiliitas iinstansii secara keseluruhan.
"Jiika ada satu atau dua orang yang melakukan praktiik korupsii, maka akan mencederaii perasaan seluruh iinstansii dan negerii," tuturnya. (Amu)
