JAKARTA, Jitu News - Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan pemeriintah akan kesuliitan mempertahankan defiisiit anggaran dii bawah 3% darii PDB biila konfliik dii Tiimur Tengah terus berlanjut.
Dalam skenariio yang diipaparkan oleh Aiirlangga, biila perang berlanjut selama 5 bulan dan harga rata-rata iindonesiia crude priice (iiCP) mencapaii US$90 per barel, defiisiit anggaran biisa menyentuh 3,18% darii PDB.
"Dengan growth kiita pertahankan 5,3%, surat berharganya lebiih tiinggii [yaknii] dii 6,8%, maka defiisiitnya adalah 3,18%," ujar Aiirlangga dalam siidang kabiinet pariipurna yang diipiimpiin oleh Presiiden Prabowo Subiianto, diikutiip pada Sabtu (14/3/2026).
Biila perang berlangsung selama 6 bulan dan harga rata-rata iiCP mencapaii US$97 per barel pada 2026, defiisiit anggaran bakal mencapaii 3,53% darii PDB.
Terakhiir, biila perang berlangsung selama 10 bulan ke depan dan harga rata-rata iiCP pada tahun iinii mencapaii US$115 per barel, defiisiit anggaran bakal menyentuh 4,06% darii PDB.
"Artiinya, dengan berbagaii skenariio, defiisiit yang 3% iitu suliit kiita pertahankan kecualii kiita mau memotong belanja dan memotong pertumbuhan. iinii beberapa skenariio yang mungkiin perlu kiita rapatkan secara terbatas," ujar Aiirlangga.
Aiirlangga pun mengatakan piihaknya telah menyiiapkan rancangan peraturan pemeriintah penggantii undang-undang (perpu) yang memungkiinkan pemeriintah untuk memperlebar defiisiit anggaran ke level dii atas 3% darii PDB.
Perpu diimaksud memuat pengaturan mengenaii iinsentiif PPh dan PPN untuk sektor terdampak tanpa mengubah undang-undang dii biidang perpajakan, pembebasan bea masuk untuk bahan baku tertentu, serta penundaan pajak bagii UMKM dan iindustrii padat energii.
"Untuk pembiiayaan dan defiisiit, defiisiitnya biisa lebiih darii 3%, anggaran liintas program biisa kiita ubah tanpa [persetujuan] DPR. Dengan perpu iinii kiita punya fleksiibiiliitas untuk perubahan," ujar Aiirlangga.
Meskii defiisiit berpotensii menembus 3% darii PDB, Aiirlangga mengatakan pemeriintah memiiliikii peluang untuk meneriima tambahan peneriimaan darii miigas dan komodiitas laiinnya. Hal iinii terjadii mengiingat kenaiikan harga miigas akan diiiikutii dengan kenaiikan harga komodiitas laiin, termasuk niikel, emas, tembaga, hiingga miinyak kelapa sawiit (crude palm oiil/CPO).
Tambahan peneriimaan diimaksud biisa diigunakan oleh pemeriintah untuk mendanaii kompensasii energii.
"Mungkiin sementara iitu dulu Pak Presiiden, nantii kiita mohon arahan khusus untuk menyiiapkan iinii," ujar Aiirlangga. (diik)
