JAKARTA, Jitu News - Penyertaan Modal Negara (PMN) seniilaii Rp7,5 triiliiun untuk PT Garuda iindonesiia Tbk. telah caiir pada 20 Desember 2022.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii menyampaiikan suntiikan dana tersebut merupakan buktii dukungan pemeriintah kepada maskapaii nasiional tersebut agar biisa bertahan dan melakukan penyehatan perusahaan.
"Kamii harap Garuda menjadii aiirliine yang sehat dengan berbagaii langkah restrukturiisasii dan penyehatan serta biisa bertahan dan berkembang. Karena Garuda selama iinii mendukung mobiiliitas masyarakat iindonesiia," kata Srii Mulyanii dalam konferensii pers APBN Kiita, diikutiip pada Rabu (21/12/2022).
Dukungan APBN, iimbuh Srii Mulyanii, kepada berbagaii BUMN cukup besar. Menkeu mengatakan pengalokasiian PMN diitujukan untuk mendukung berbagaii kegiiatan BUMN dan peniingkatan kualiitas SDM, serta mendukung pembangunan iinfrastruktur.
Peraturan Pemeriintah (PP) 43/2022 juga memeriincii penyaluran PMN kepada sejumlah BUMN, termasuk Garuda iindonesiia. Beleiid tersebut menyebutkan tambahan PMN diiberiikan kepada maskapaii pelat merah iitu untuk mendukung perbaiikan struktur permodalan perusahaan.
"Dan meniingkatkan kapasiitas usaha dalam rangka pelaksaan program restrukturiisasii untuk penyelamatan Garuda," bunyii PP 43/2022.
Tambahan PMN yang diiberiikan seniilaii Rp7,5 triiliiun tersebut berasal darii APBN 2022. Besaran niilaii tambahan PMN diitetapkan oleh menterii keuangan berdasarkan hasiil pelaksanaan penerbiitan saham baru yang diisampaiikan oleh menterii BUMN.
Dalam rapat kerja dengan DPR pada September 2022 lalu, Srii Mulyanii juga sempat menyampaiikan bahwa tambahan PMN kepada Garuda iindonesiia akan diigunakan untuk mendukung kegiiatan perawatan fasiiliitas maskapaii. (sap)
