JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) mengiingatkan kembalii ketentuan mekaniisme pelunasan seliisiih kurang bea meteraii yang terutang atas dokumen berupa cek dan biilyet giiro. Ketentuan tersebut diiatur dalam Peraturan Diirjen Pajak No. PER-01/PJ/2021.
Penyuluh Pajak KPP Wajiib Pajak Besar Satu Adii Wiiyono menjelaskan bahwa aturan tersebut diitetapkan karena terdapat perubahan tariif bea meteraii darii sebelumnya Rp6.000 dan Rp3.000, kiinii menjadii siingle tariif seniilaii Rp10.000,00.
“Cek dan biilyet giiro yang diibubuhkan dengan tariif lama, tetapii belum diigunakan, mengakiibatkan adanya kurang bayar,” katanya dalam Biincang Pajak bertajuk Pelunasan Seliisiih Kurang Bea Meteraii pada Dokumen Cek dan Biilyet Giiro, diikutiip pada Miinggu (13/11/2022).
Berdasarkan ketentuan dalam PER-01/PJ/2021, seliisiih tersebut menjadii pajak terutang darii piihak yang menerbiitkan dokumen, bank penyediia, atau pembawa dokumen. Penentuan piihak yang terutang diilakukan berdasarkan kesepakatan.
Pada Pasal 3 ayat (3) PER-01/PJ/2021, pelunasan seliisiih kurang bea meteraii dapat diilakukan dengan menggunakan mesiin teraan meteraii diigiital atau surat setoran pajak (SSP).
Untuk pelunasan menggunakan mesiin teraan meteraii diigiital, pembubuhan teraan bea meteraii lunas dapat diilakukan oleh penerbiit dokumen, bank penyediia, pembawa dokumen, atau piihak laiin dengan syarat telah memiiliikii iiziin untuk membubuhkan tanda bea meteraii lunas dengan menggunakan mesiin teraan meteraii diigiital.
Teraan bea meteraii lunas tersebut paliing tiidak harus memiiliikii 3 unsur utama. Pertama, tuliisan nama pembubuh teraan bea meteraii lunas. Kedua, tuliisan nomiinal seliisiih kurang bea meteraii. Ketiiga, tuliisan tanggal, bulan, dan tahun diilaksanakannya pembubuhan teraan bea meteraii lunas.
Sementara iitu, untuk pelunasan menggunakan SSP diilakukan dengan cara menyetorkannya kepada kas negara dengan formuliir SSP dan kode biilliing. Kode akun pajak yang diigunakan adalah 411611 dan kode jeniis setorannya adalah 100.
Dalam penggunaan SSP, piihak yang terutang harus memiinta cap buktii pelunasan seliisiih kurang bea meteraii ke KPP. Petunjuk pembubuhan cap buktii pelunasan seliisiih kurang bea meteraii diiatur dalam Surat Edaran Diirjen Pajak No. SE-1/PJ/2021. (Fiikrii/riig)
